Saturday, December 19, 2009

Avatar, mengingatkan akan...

poster avatar
(http://media.daemonsmovies.com/wp-content/uploads/2009/12/avatar_poster2.jpg)


saya barus aja pulang dari PVJ menonton film avatar, eits, sesungguhnya avatar yang ini sama sekali tidak berhubungan dengan avatar, the legend of ang.
perjalanan hari ini dimulai dengan menukarkan uang dollar sisa praktikum ke Golden Money Changer Dago bersama dina dan gama, kemudian dilanjutkan dengan makan siang di BIP. setelah itu masih di BIP, saya dan teman2 nongkrong di J.Co, terus keliling2, liat2 sepatu (tapi nggak nemu yang bagus), beli celana jeans, ke gramedia, dan diakhiri dengan menunggu teman kami nindy yang akan mengajak jalan2. nindy datang setelah hampir magrib, kami lalu makan di Mas Pras, di Dago, semacam tempat makan ayam bakar, tempatnya nyamaan :)
selesai makan kami memutuskan utnuk menonton film di blitz. tadinya kami memilih film 'law abiding citizens', tetapi karena diputar terlalu malam, jadilah kami menonton avatar.
di awal, menurut saya, efek film ini nggak begitu bagus, saya kaya lagi main gamehouse jaman2 SMA. tapi ceritanya tidak membosankan.
selama menonton, saya sering banget inget sama satu negara, nggak usah disebutkan siapa, pasti bisa menebak sendiri.
jadi ceritanya tentara2 mau menguasai perkampungan alien gitu, mereka nggak peduli banyak orang yang mati, yang penting mereka berhasil mencapai kepentingan mereka. terus komandannya pernah bilang gini kira2 "killing first before you're killed.. blablabla..." kalimat demi kalimat si komandan pada bagian ini ngingetin saya sama PREEMTIVE STRIKE. hak istimewa (yang dibuat sendiri) milik negara yg memegang hegemoni duania saat ini.
bukan itu aja, ada juga adegan2 yang menunjukkan egoisme komandan tentara2 itu, dan ini ngingetin saya sama rezim si kakek mantan presiden negara adidaya yang baru aja lengser.
terus pesan moral lagi, film ini nunjukin ke kita betapa manusia nggak care sama lingkungan, si pemeran utama pernah bilang bahwa dia nggak mau kembali ke bumi manusia, "they kill our mother". mother di sini berarti bumi.
ah intinya film yang cukup mengesankan, saya udah ngantuk banget, sekarang udah jam 2 dini hari, pokoknya avatar highly recomended deh :)

Friday, December 18, 2009

First Stop, Cambodia-Phnom Penh


holaa, ini adalah lanjutan cerita praktikum plus plus kami (mahasiswa HI Unpad 2006) ke Kamboja, Thailand, dan Singapura. Tempat yang pertama kami kunjungi adalah Kamboja, setelah transit di Malaysia tentunya. Kami tiba di bandara Phnom Penh sore hari tanggal 29 November. Ketika pesawat hampir mendarat, saya jujur saja merasa agak deg2an, seperti apa negara yang menurut Pak Dodi (pihak travel yang membawa kami) seperti Indonesia 20 tahun yang lalu. Pertama yang terlihat dari pesawat adalah lahan kosong dan hutan2. makin deg2an saja saya, apalagi sejak kegagalan kudeta tahun 1997, kamboja tetap saja kurang stabil.
tiba di bandara, semua kekhawatiran saya menguap, bandaranya bagus, dari segi interiornya, bandara soekarno-hatta dan KLCC menurut saya kalah, tetapi memang bandaranya sangat kecil. di sana kami lagi2 mengurusi fiskal dan keimigrasian. setelah itu lagi2 berfoto2 lalu keluar menuju bus,, lagi2 di sini saya merasa kamboja tidak seperti yang saya bayangkan, bus yang kami gunakan sama saja seperti bus di Indonesia. di parkiran bandara bahkan saya melihat banyak mobil2 bagus.
di dalam bus, kami berkenalan dengan tour guide dari kamboja bernama Mr. Boray, bahasa Inggrisnya bagus sekali dan dia juga sangat ramah. sepanjang perjalanan menuju restoran untuk makan malam, Mr. Boray banyak bercerita pada kami seputar kamboja. jalanan kamboja tidak berbeda dengan jalanan di kota2 di Indonesia, lalu lintasnya terkesan kacau dan macet, TAPIII... suasananya jauh berbeda dengan di negara kita. di kamboja, walaupun sangat macet dan walaupun banyak kendaraan yang semaunya melanggar lampu merah, suasananya tidak panas, dan jangan pernah berpikir akan ada suara klakson norah bersahut2an seperti di Indonesia. sopir bus yang kami naiki pun sabaar sekali dan ternyata Mr.Boray bilang, memang seperti itulah di kamboja, tidak ada suara klakson.
kami melewati beberapa jalan sore itu. kamboja dari segi arsitektur bangunannya memang belum seperti jakarta, tidak banyak gedung bertingkat melainkan banyak apartemen atau rumah susun yang terkesan tidak terawat, seperti tidak berpenghuni. di Phnom Penh, kita bebas mau naik motor bertiga atau berempat (kalau muat, hehe).
di bus, Mr. Boray juga mengajari kami beberapa patah bahasa kamboja, misalnya:
Okun: terimakasih
Knyom: saya
ta neak cmuhwai: siapa kah namamu?
knyom cmuh wida: nama saya wida
well, saya nggak tau pasti tulisannya gimana, apalagi tulisan khmernya, tapi kedengarannya begitu sih :D
tibalah juga kami di 'Mamak's Corner, Halal Foods', sebuah restoran India, kami akan memakan makanan pertama kami di kamboja. setelah menunggu, saya akhirnya mendapatkan bagian saya, sepiring nasi dengan gule daging (mirip rendang), sayur pak choy, cumi, dan telor dadar isi bawang bombay (sebenarnya bawang bombay pake telor, akhirnya saya barter dengan pak choy lagi ke teman saya Tora).
setelah berpose di mamaks, kami melanjutkan perjalanan ke hotel. kembali deg2an rasanya. bagaimanakah bentuk hotel kami nanti, apakah ada lampunya, atau apakah kamar mandinya bersih (ini semua karena stigma bahwa kamboja=Indonesia 20 tahun yang lalu).
hotel berbintang tiga yang kami tumpangi tiu bernama Princess hotel, berlokasi di main road Phnom Penh, tepatnya di 302 Monivong Road. hotel ini lumayan nyaman. setelah mendapat kunci kamar, kami (saya dan dina, teman saya sekamar), lagsung mangangkat koper ke atas, mencuci muka, mandi dan bersiap2 untuk jalan2 malam bersama teman lain.
kami berkumpul di lobi sekitar jam 10 malam (catatan, tidak ada perbedaan waktu antara Indonesia dan Kamboja).
setelah itu kami menyewa tuk tuk (kendaraan khas di sana, satu motor menarik semacam gerobak beratap dan bisa dinaiki 6 orang, hehe). kami akan menuju tempat gaulnya Phnom Penh, yaitu kawasan Front River. setiap tuk tuk yang berisi 6 orang dibayar 5 US dollar. oiya di kamboja, orang2 lebih menghargai uang dollar ketimbang mata uang asli sana.
sampai di front river, saya sedikit tercengang, front River ternyata adalah kawasan di depan SUNGAI MEKONG, yaa, sungai yang kerap kali dibicarakan di mata pelajaran geografi dan ilmu pengetahuan sosial semasa saya sekolah. saya langsung mengucap syukur dalam hati, saya nggak pernah berpikir bisa sampai di sungai mekong. sungai mekong malam hari seperti sungai tempat hiburan, banyak perahu2 yang dijadikan tempat menonton film menggunakan layar lebar, sayang kami tidak berkesempatan menonton di atas perahu.
kawasan di seberang jalan sepangjang sungai mekong sangat ramai malam itu, banyak cafe2 dan toko2 yang masih buka. kami menyusuri front river dan mampir di beberapa toko (membeli minuman dll). saya sangat terkesan, orang kamboja ramah2, di salah satu toko yang menjual pulsa, saya sempat disapa oleh seorang penjaganya, kira2 dialog kami begini:
Mbak X: Excuse me (sambil senyum)
Saya: yes please.. (balik senyum)
Mbak X: where are you from?
Saya: Oh, I'm from Indonesia
Mbak X: Oh, Indonesi, okay..
Saya: hmm, why, is there anything wrong?
Mbak X: oh, no, I thought you're from Malaysia because you looks like a malaysian, I have a friend in malaysia, he often brought some malaysian to come here, I thought you're from his group
Saya: oh noo, I'm Indonesia, excuse me.. (saya senyum sambil keluar toko)
Mbak X: oh ya, thankyou very much, have a nice trip (senyum juga)
well, saya agak bingung apakah muka saya ini mirip muka malaysia? (eh emang apa bedanya muka malaysia sama indonesia?). nantinya sepanjang trip ini, saya akan beberapa kali dikira orang malaysia.
perjalanan kami akhirnya berhenti di sebuah Pasar Malam. disana sedang ada sebuah panggung. suasana malam itu ramai sekali, kami berkeliling ke tempat2 jualan, melihat2 dan sesekali menonton pemuda2 yang menyanyi di panggung (entah kenapa mereka nyanyi lagu mandarin). di pasar malam ini saya sedikit takjub, kamu bisa bilang tempat ini seperti jatos, hehehe.. ada orang yang berdandan sangat rapi, memakai dress dan make up total, tetapi ada juga yang hanya memakai sendal jepit dan baju tidur. ini kemudian menjelaskan pada saya secara tidak langsung tentang tingginya kesenjangan sosial di sana..
setelah puas ngetawain apa pun yang ada di sana (toh nggak ada yang mengerti bahasa kita, hehe), kami kembali ke jalan awal dimana kami diberhentikan oleh tuk tuk tadi. saya agak takut di sana, di depan sebuah cafe yang kami lewati, tepat di depan sebuah meja cafe yang berada di trotoar jalan, saya melihat seorang laki2 entah sudah mati atau tertidur, sangat kaku. dan anehnya, meskipun ada orang yang kaku di pinggir jalan dengan pose tangan meregang, bule2 yang duduk di meja cafe itu cuek saja, bahkan penjaja2 tuk tuk di sana juga tenang2 saja. saya deg2an tapi berusaha cool di depan teman2 saya, dan saya yakin mereka juga menakutkan hal yang sama.
well, hari sudah larut malam, kami langsung kembali ke hotel dan tertidur lelap. besok kami akan mulai mengunjungi KBRI Kamboja dan tempat2 wisata lainnya, ah cant wait to see Genocide Museum :)
***Bersambung

Thursday, December 17, 2009

I'm now legally 21 :)


hola amigos, a week ago, I've just got my 21st birthday.. so many messages, so many walls, so many phonecalls... deeply from my heart, I thank you all for those.
my 21st birthday begin with a message from my mate, Andris (thanks so muchoo dear andris), then my best friend in SMA, ega (I was touched by your messages that night ga), then I forgot, my phone suddenly busy with others birthday messages. when I wanted to continue sleeping, I saw a light from my door then someone knocked it.. I asked who but no answer, the man outside just keeped knocking. I finally open my door and tadaaa...
"happy birthay to you..
happy birthday to you
happy birthday.. happy birthday..
happy birthday to you.."
my beloved neighbours, Lina and Thita bought me a birthday cake as a surprise, thankyou dearr, I love you^^
in the morning I've got a phonecall from my home, I was really happy.
on the night after, icha visited me and bought me two cute brooches (thankyou darl :D)
and the next day, when I came to nita's room, my SMA's friend, she shocked me too with a cheesecake and a cup of lemon ice cream (thankyouu nitaa).
and I also grateful to God for giving me so many nice friends (thankyou for all the wishes fellas).

actually, what does this "21" means to me??
I have so many words to say about that and if I write it all, my head might be explode.
but I suddenly remember of a pieces of a nice songs.. this is maybe my "21"
:
"Another turning point;
a fork stuck in the road.
Time grabs you by the wrist;
directs you where to go.
So make the best of this test
and don't ask why.
It's not a question
but a lesson learned in time.
It's something unpredictable
but in the end it's right.
I hope you had the time of your life
..."
(Time of Your Life-Greenday)

Wednesday, December 16, 2009

On Our Way to Cambodia




berpose di Soekarno Hatta International Airport :)

holaa amigos..
beberapa waktu saya telah absen dari blog karena adanya praktikum profesi, sekarang saya mau balas dendam, mau ngepost yang banyaak :D
FYI, saya baru aja ganti lay out, kembali ke layout lama favorit saya *blacky one karena layout kemaren, yang lucu itu ngga praktis dan ada beberapa kelemahan dibanding yang ini.
tepatnya tanggal 28 November pukul 23.00, saya dan teman2 yang mengikuti praktikum profesi ke ASEAN berkumpul di Pangdam, Jatinangor. setelah menjemput teman lain di bandung, kami segera menuju ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta. guess what, ketika check in dibuka pukul 06.00, kami tiba di sana pukul 03.00.
jam segitu di bandara membuat kami semua kedinginan..
well, to be honest, I was so excited, deg2an, nervouslah, ini kali pertama saya ke luar negeri. saya bahkan masih merasa seperti mimpi. I mean you know than I grow up in a small town, ga pernah kepikiran ke luar negeri deh. Tinggal di Curup (kota saya) juga udah seneng apalagi mau lihat negara orang ^^
setelah check in, kami langsung ngurusin bebeas fiskal ke pihak imigrasi. berhubung saya waktu itu masih berumur 21 tahun kurang 2 minggu, maka saya bisa bebas fiskal langsung (padahal saya udah buat NPWP, hehe). si petugas imigrasinya bilang "yaudah nanti kalo kamu udah ulang tahun baru kesini lagi" ketika saya kurang yakin bisa lolos tanpa menyerahkan fotokopi NPWP.
setelah menunggu beberapa saat.. OMG, tibalah saatnya kami terbang menuju kuala lumpur untuk transit, tetapi tidak lupa kami berfoto2 sebelum itu, hehe..


Transit di KL poto2 dulu *photos by banyak orang :D
setibanya di kuala lumpur, lagi2 kami ngurusin masalah imigrasi dan teman2nya dulu. setelah itu kami makan siang bersama di restoran 'Taste Asia'. makanannya enak, saya mengambil nasi, kuah kari, calamari pedas, dan ikan laut, yummiee^^
setelah makan, saya da beberapa orang teman sholat di musholla bandara, saya seneng banget bisa nyicipin solat di malaysia :)
setelah itu seperti biasa sesi foto2, kemudian kami menuju ke terminal keberangkatan ke kamboja, sebelum itu kami melewati toko coklat dan candies, hmm.. menggoda sekali, tetapi berhubung ngga punya duit ringgit, jadilah kami hanya icip2 saja, manisnyoo^^
and the real journey began there. akhirnya kami terbang menuju kambojaaa :)
*bersambung...

Saturday, November 28, 2009

Memasak bersama ALAALA :)


Ikan Gule Kuning, terbuat dari ikan tongkol segar dibumbui kemiri, kunyit, jahe, lengkuas, sereh, daun salam, bwang putih, dan bawang merah, tidak lupa garam secukupnya :)


nah ini satu porsi lengkap makanan hasil masak memasak bersama tim ALAALA
kalo ini sup baso ceker, sebenernya cekernya ga dimakan, tapi hanya dipakai kaldunya saja, hehe..

nah ini favorit kita, telor balado, jadi telor didadar terus dipotong segi empat, trus dibumbui dengan cabe keriting yang digiling kasar, hmm.. pedaaas :)
ini adalah perkedel jagung, bikinnya gampang kok, jagung dihaluskan, ditambah sedikit tepung trus dibumbui merica, bawang putih bawang merah, daun bawang yang diiris tipis, dan garam, jangan lupa satu butir telur ayam supaya perkedelnya nggak keras :)

ada apa di atas? kenapa gambar makanan semua? begini ceritanya, idul adha kemarin saya dan teman2 yang tersisa di nangor berkumpul di kosan saya dan memasak bersama, ica, nita, didi, dina, dan adek, temanya ALAALA, apa itu ALAALA? nanti di postingan berikutnya akan saya ceritakan, sekarang nikmati saja dulu suguhan makanan di atas, hehehe...

Monday, November 23, 2009

Misguided Ghost-Paramore

I'm going away for a while
But I'll be back
Don't try to follow me
'Cause I'll return as soon as possible
See, I'm trying to find my place
But it might not be here where I feel safe

We all learn to make mistakes
And run from them, from them
With no direction
We'll run from them, from them
With no conviction

'Cause I'm just one of those ghosts
Travelin' endlessly
Don't need no roads
In fact, they follow me
And we just go in circles

And now I'm told that this is life
That pain is just a simple compromise
So we can get what we want out of it

Would someone care to classify?
A broken heart and some twisted minds
So I can find someone to rely on
And run to them, to them
Full speed ahead
Oh, you are not useless
We are just

Misguided ghosts
Travelin' endlessly
The ones we trusted the most
Pushed us far away
And there's no one road
We should not be the same
But I'm just a ghost
And still they echo me
They echo me in circles

Saturday, November 21, 2009

Kalap dengan Jilbab :)

ini foto saya bersama jilbab2 baru
location: kamar saya yg hijau
yang moto: Lina


Hari ini adalah hari yang lumayan bersejarah buat saya. untuk pertama kalinya setelah hampir 4 tahun kuliah saya membeli banyak jilbab sekaligus dan berwarna warni pula. selama kuliah saya entah mengapa tidak suka memakai jilbab berwarna selain hitam. padahal saya punya banyak jilbab warna dari jaman SMA. saya suka sekali dengan jilbab hitam. kalau ditotalkan, saya punya 7 jilbab hitam. untungnya baju dan jeans saya juga nggak banyak yang berwarna warni, hehe..
3 minggu lalu saya baru membeli jilbab berwana biru langit. nggak tau deh ada angin apa :D
ketika cyn, teman yang sudah hampir tiga tahun sekosan sama saya ngeliat saya make jilbab biru itu, dia langsung komentar "Mba wida jilbab baru yaa?", saya langsung tanya darimana dia tau itu jilbab baru. lalu si cyn menjawab, "soalnya biasanya mba wida make jilbab selalu warna hitam, kalo ngga juga putih, hehe".
hm.. saya jadi kepikiran buat beli jilbab warna warni, soalnya lucu juga (saya merasa saya makin berjiwa wanitawi :D).
tadi sore saya ke sebuah toko jilbab bernama 'sakinah' di depan Jalan Sayang, Jatinangor. saya membeli 4 buah jilbab berbahan katun paris sekaligus bersama satu buah ciput. dan what a surprisee, jilbabnya warna warnii, hehehe... putih, hitam (tetep), biru keabuan, soft pink, dan biru langit, semuanya hanya menghabiskan uang Rp. 85.000,- sajaa.
ah senang sekali hidup berwarna warni seperti ini.. (saya berasa ABG lagi, ahaha)..
have a nice weekend everybody, CHEERS!

Friday, November 20, 2009

I love you Bapak

http://img489.imageshack.us/i/dad5by.png/

ini sepertinya akan jadi postingan yang panjang, sebelumnya baca dulu tulisan yang saya dapat dari share notesdi FB..

Biasanya anak-anak yg jauh dari orang tuanya merasa kangeen sekali dgn mamanya.
Lalu bagimana dgn papa?
Mungkin mama lebih sering menanyakan keadaan anaknya setiap hari .tp taukah kamu jika papamu yg mengingatkannya utk menelfonmu?
Mgkn mama yg lebih sering mengajakmu bercerita,tp taukah kamu sepulangnya ia bekerja dgn wajah lelah ia selalu menanyakan kabarmu dari mama mu?
waktu kecil..
Papa mengajari putri kecilnya bermain sepeda. Setelah dia mengganggap kamu bisa ia melepaskan roda bantu di sepedamu, Saat itu mama menutup mata karena takut anaknya terjatuh lalu terluka.tp ayah dgn yakin menatapmu mengayuh sepeda dgn pelan karena dia tahu putri kecilnya pasti bisa.
Saat kamu menangis meronta meminta boneka yg baru,mama menatapmu iba,tetapi ayah mengatakan dgn tegas "kita beli nanti,tapi tidak sekarang" karena ia tidak ingin kamu menjadi manja dgn semua tuntutan yg selalu di penuhi.
ketika kamu remaja
kamu mulai menuntut utk keluar malam. Lalu papa mulai bersikap lebih tegas ketika mengatakan "tidak".
itu utk menjagamu karena kamu adalah sesuatu yg berharga.
Lalu kamu masuk ke kamar membanting pintu.
Tp yg dtg mengetok pintu dan membujuk mu adalah mama.
Taukah kamu saat itu dia memejamkan matanya dan menahan diri,karena Dia sangat ingin mengikuti keinginanmu. Tp lagi2 dia harus menjagamu.
saat seorang cowok mulai sering datang mencarimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia. Dan sesekali menguping atau mengintip saat kmu sdg brdua di ruang tamu. Tahukah kmu dia merasa cemburu?
dan saat dia melonggarkan sedikit peraturan, kamu melanggar jam malamnya. Ia duduk di ruang tamu menunggu mu pulang dgn sangat2 khawatir. Wajah khawatir itu mengeras ketika melihat putri kecilnya pulang terlalu larut. Dia marah. Karena hal yg di takutinya akhirnya datang "putri kecilnya sudah tidak ada lg"
saat papa sedikit memaksamu utk menjd seorang dokter. Ketahuilah bahwa ia hanya memikirkan masa depanmu nanti. Tp toh dia tetap tersenyum saat pilihanmu adalah menjd seorang penulis.
sampai saat papa harus melepasmu di bandara. Bahkan badannya terlalu kaku utk memelukmu. Ia hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini-itu. Dia ingin menangis seperti mama yg menangis dan memelukmu erat. Tp dia hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya dan menepuk pundakmu berkata "jaga diri baik2". Agar kamu kuat utk pergi.
saat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yg mengerutkan kening adalah Papa. Berusaha mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dgn yg lain.
ketika permintaanmu bukan lg sekedar meminta boneka baru, dan ia tau ia tidak bisa memberikan. Dia sangat ingin mengatakan "iya nak,nanti kita beli" dan saat kata2 yg keluar adalah "tidak bisa" dari bibirnya. Tahukah kamu Ia merasa gagal membuat anaknya tersenyum.
saat kamu sakit dan tidak berada di dekatnya. Papa terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak berkata "sudah di blg jgn minum air dingin!".berbeda dgn mama yg memperhatikanmu dgn lembut.
ketahuilah saat itu ia benar2 khawatir dgn keadaanmu.
dan di saatnya nanti kamu wisuda sebagai seorang sarjana. Papa adalah org pertama yg berdiri dan memberi tepuk tangan utk mu. Dia yg tersenyum bangga dan puas melihat "putri kecilnya yg tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"
sampai saat seorang teman hidupmu datang dan meminta izin mengambilmu darinya. Papa akan sangat berhati2 memberikan izin.karena ia tau laki2 itu yg nanti akan menggantikannya.
dan saat Papa melihat mu duduk di panggung pernikahan bersama seseorang yg di anggapnya pantas menggantikannya. Papa pergi kebelakang panggung,dan menangis "tugasku telah selesai dgn baik.putri kecilku yg lucu telah menjadi wanita yg cantik"
Papa hanya bisa menunggu kedatangan mu dan cucu2nya sesekali utk menjenguknya. Dgn rambut yg telah memutih dan badan yg tak lagi kuat utk menjagamu dari bahaya.
papa adalah sosok yg harus selalu terlihat kuat bahkan ketika dia tidak kuat utk tdk menangis. Harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. papa jg orang pertama yg selalu yakin bahwa "kamu bisa" dalam hal apapun.
tersenyum dan bersyukurlah ketika kamu bisa merasakan kasih syg seorang papa hingga tugasnya selesai.kmu adalah salah satu org yg beruntung. Karna papa adalah sosok superhero yg hebat.
-anonymous
NOTE : DAPAT DARI ANDRIA NURACHMAN... feel free to share with everyone



seperti biasa, menemukan hal-hal seperti ini, saya nangis (satu2nya hal yang membuat saya merasa sangat wanitawi, hahaha).
kebetulan yang sangat kebetulan, siang tadi saya baru ditelpon bapak. sekarang bapak lebih sering menelpon saya langsung karena telah membeli ponsel baru yang diisi dengan kartu beroperator sama dengan saya, tadinya bapak dengan saya beda operator makanya kalau menelpon lebih sering dari ponsel ibu. sekarang saya lebih sering ditelpon bapak, hanya bercerita tentang bapak mau kemana hari ini, dan update2 info di kampung halaman.
hal ini karena 2 minggu yang lalu bapak membeli ponsel baru, ketika saya minta ponsel lamanya, nggak dikasih.. ternyata bapak mau beli kartu lain beroperator sama dengan saya dan ibu. walopun nggak bilang jangan2 biar bisa nelponin saya, hehe *GR
kadang saya mikir kayak tulisan diatas, tapi sepenuhnya saya sadar kok kalau saya sayang sama bapak=saya sayang sama ibu. hanya saja cara saya mengungkapkan sayang sama bapak memang tidak sama dengan ibu. begitu pula sebaliknya. but isn't it totally OK :)

wahh saya bilang sayang sama bapak, tapi jam 2 dini hari begini saya masih belum tidur. bapak paling nggak suka saya begadang, katanya kalo begadang itu brarti saya nggak bisa me-manage waktu saya di siang hari... benul juga sih.. maafkan anakmu bapaak, CHEERS :)

Wednesday, November 18, 2009

Cinta Indonesia nggak?

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/tet/b/be/Linkin_Park_1024_0830.jpg
http://profiles.friendster.com/93220746
Hayoo, gantengan yang mana? sama2 pake anting kan :D

Oke, saya nggak akan ngomongin masalah kualitas musik di sini karena saya sendiri payah dalam bermain musik, interest tapi tanpa usaha, hehe..
Saya akan ngomongin masalah perbedaan pendengar musik barat dan pendengar musik lokal. Dalam hal ini saya memfokuskan pada musik populer yang digemari remaja-remaja seperti kita ini (eh memangnya kita masih remaja ya?).
Katakanlah terdapat dua individu, yang satu sebut saja mawar. Si mawar ini sumpah ya cinta banget produkdalam negeri. Band favoritnya ST 13 (itu loh yang lagi ngetop abis), atas alasan cinta indonesia, mawar sudah mencamkan dalam hati untuk tidak sedikitpun berpaling pada musik barat. Setiap hari, sampai teman-teman kampusnya hafal, si mawar selalu mendendangkan lagu:
“Jangan-jangan kau menolak cintakuuu
Jangan-jangan kau ragukan hatikuuu
Ku kanselalu setia menunggu, lalu bilang ai lop yuu
Padakuuu..”
(ST 13)
Di negara saya, indonesia, lagu ini ngetop gilak! Anak TK yang belum hafal pancasila aja udah hafal lagu-lagunya ST 13 ini.
Oiya sekedar informasi, si mawar ini kuliah di HI looh.. katanya nanti mau jadi diplomat, kita doakeun saja, amiin..
Nah alkisah si mawar punya teman, namanya melati (sigh! Nggak kreatif banget sih, mawar melati.. tapi nggak apa-apa lah yaa). Si melati ini termasuk golongan yang gaulnya ampuun, kata orang-orang sih dia keren banget, dengerinnya lagu baraat mulu. Tapi melati ini ya, gara-gara kebanyakan dicekokin musik barat jadi mikirnya musik dalam negeri itu nggak kreatif (padahal kurang apa coba si sarli vokalisnya ST 13 itu, udah ganteng, cengkoknya mantaf, terus antingnya itu boo). Setiap hari si melati mendendangkan lagu yang lebih dikira gumaman tak jelas oleh teman-teman kampusnya, soalnya bahasa inggris, hehe.. lagu favorit dia banyak, dari yang populer di jaman sekarang, what I’ve done dari kelinking park, sampai yang jadul village green preservation society dari The kinks kong. Lirik favoritnya si melati ini:
“What I've done
I'll face myself
To cross out what I've become
Erase myself
And let go of what I've done”
(kelingking park)
“We are the Village Green Preservation Society
God save Donald Duck, Vaudeville and Variety
We are the Desperate Dan Appreciation Society
God save strawberry jam and all the different varieties
Preserving the old ways from being abused
Protecting the new ways for me and for you”
(the kinks kong)
Ceritanya melati ini juga sama kuliah di HI. Mereka berdua dua sahabat yang kuliah tahun pertama. Mereka berdua berasal dari kota kecil nan indah di pinggiran bengkulu.
Suatu hari ada seorang dosen, sebut saja X yang bercerita mengenai permasalahan global yang terkait dengan lingkungan dan kemiskinan. Si dosen bercerita panjang lebar. Si mawar terdiam terpaku terpana, dia nggak percaya kalo masalah kelaparan demikian hebatnya di belahan dunia sana. Di Curup, kotanya, nggak ada orang yang mati karena kekuarangan makan. Dia juga nggak menyangka ada perang yang segitu hebatnya di muka bumi ini (bukannya nggak punya TV, si mawar ini tontonannya outbox, gahsyat, sama gerings mulu sih). Pas disuruh bikin tugas, berterimakasihlah pada internet, mawar pada akhirnya bisa juga mengerti semua itu.

Bagaimana dengan melati? Ketika dosen X membicarakan berbagai masalah global, yang berputar di kepalanya adalah video klip band kesukaannya kelinking park yang kerap kali memberitahukan fenomena seperti yang diceritakan si dosen dan lirik lagi the king kongs yang dinyanyikannya setiap hari. Ketika diberi tugas yang sama dengan mawar, melati sudah punya pengetahuan dasar mengenai hal itu, dia tinggal mengembangkannya lagi.

Hmm.. kisah mawar melati ini tidak dibuat untuk menyinggung pihak mana pun loh. Cerita ini muncul dari apa yang saya alami dan saya rasakan sehari-hari sehingga saya jadi mikir. Tentu saja ini tidak bisa dikatakan sebagai generalisasi atas apa yang terjadi saat ini tetapi dari pengamatan saya, lagu-lagu populer di negara saya, Indonesia adalah lagu yang sangat menghibur. Nggak berlu banyak mikir untuk membuat dan mendengarnya, semuanya lagu cinta (kalo nggak selingkuh, putus cinta, pokoknya cinta-cintaan), videoklipnya juga dengan konsep sama, cintaa semua. Lagu yang santai ini kalo lagi populer bisa diputar sampai 7 kali sehari di 7 acara (yang konsepnya sama, musik)di TV Indonesia. Sasaran musik populer ini adalah anak muda, seperti kita ini (saya baru 21 tahun, masih muda kan ya?). saya cuma berpikir sementara di belahan dunia sana pemudanya mempopulerkan lagu-lagu yang temanya udah luas, lagu yang bikin mikir, lagu yang inspiratif, di negara saya, Indonesia, yang dipopulerkan sama pemudanya adalah lagu-lagu menghibur dan santai. Jadi gimana menurut kalian? masih cinta Indonesia kan :)
Ibu-ibu bapak bapak-bapak siapa yang punya anak tolooong akuu
Akuu yang sedang malu sama teman-temankuu karna hanya dirikuu yang nggak lakyu lakyuu

Tuesday, November 17, 2009

I've just seen meteor shower :)

http://science.nasa.gov/headlines/y2006/images/geminids/Brock1_med.jpg
kira-kira bentuk yang aku liat kaya di gambar ini, hanya saja langit tadi malam ngga seterang itu, agak berawan.

berawal dari chat singkat dengan teh Ika (teman HI 2006) yang memberitahukan bahwa dini hari tadi bakal ada hujan meteor, saya langsung bersemangat ngeliat langsung fenomena yang katanya bisa diliat dengan mata telanjang di Indonesia. aku pasang alarm jam 1, jam 1 malam beneran bangun, tapi masih ngantuk banget karena baru tidur jam 11. akhirnya aku tidur lagi. setiap 30 menit aku kebangun, tapi belum bener2 bangun.
jam 3 teng aku langsung bangun, cuci muka, bangunin thita (temen kosan aku), sholat dan langsung naik ke balkon kosan. awalnya takut juga jam segitu keluar, takut ada penampakan, hehe.. tapi demi hujan meteor, kami memberanikan diri.
semenit dua menit aku nungguin, tapi ngga muncul2 juga. lama-lama capek karena kepala mesti tengadah terus ke arah langit yang lagi banyak bintang.
yang pertama liat thita, tapi aku belum begitu yakin soalnya aku ngga liat. berikutnya thita liat lagi... aku pikir mataku yang ngga beres. sampai sudah terdengar suara orang mengaji di masjid, aku belum ngeliat, hampir saja desperado ketika nengok ke atas... SUBHANALLAH.. tepat di atas kepalaku, aku liat! terang dan bergerak sangat cepat, aku refleks bikin kaget thita, tapi ternyata thita bilang dia ngga liat. aku jadi nyadar kenapa pas thita liat aku ngga liat soalnya gerakannya cepat sekali.
setelah yang pertama, aku melihat beberapa yang selanjutnya. memang nggak seterang yang pertama, tapi bekas lintasannya sekilas kelihatan kaya bekas lintasan jet, tapi lebih pendek dan cepat sekali menghilang.
Subhanallah... ciptaan Allah memang indah...
setelah itu aku langsung browse di youtube memastikan apakan yang aku liat bener2 hujan meteor dan ternyata sama dengan di beberapa video, hanya yang satu, yang paling terang itu lebih terlihat kaya bintang jatuh.
senangnyaa.. banyak yang bilang "ayo make a wish" bahkan ada yang bilang "make wishes, dong kan ceritanya hujan meteor, ga cuma satu dong..". hahaha.. aku mah kalo make a wish ga usah nunggu hujan meteor, namanya minta sama Allah bisa kapan aja kaan, hehe.. CHEERS :)

Wednesday, November 11, 2009

SEBELAS

http://www.reellifewisdom.com/files/images/eleven.jpg


Jatinangor, 11 Nopember 2009

23.15 am

hmm.. sekarang tanggal 11 nopember lhoo..
saya suka 11, saya dilahirkan tanggal 11, katanya nomor 11 itu nomor 1 dari yang nomor 1..
kenapa saya tengah malam, diantara kepala yang berat dan pusing, diantara hidung yang memanas dan tenggorokan yang sakit, saya sempat mengupdate blog ini?
karena sekarang tanggal 11 nopember..
satu bulan lagi saya akan menjadi 21 tahun, dan... saya sedang memikirkan apa yang sudah saya kerjakan selama 21 tahun ke belakang. apa yang sudah bisa saya berikan diluar apa-apa yang saya dapatkan.
ah, yaa.. 21 tahun.. kadang saya masih merasa berusia 18 tahun, masih berpikir seperti layaknya anak SMA, masih ingat kenangan2 SMP, bahkan masih memikirkan reuni dengan teman SD..
ah, yaa.. 21 tahun.. saya harus bergerak lebih cepat. harus memikirkan apa yang disebut 'masa depan'
saya harus benar-benar serius di usia 21 tahun nanti, karena kalau saya main2 itu bisa jadi titik balik hidup saya.
ah 21 tahun.. saya harus berhenti berpikir jadi Peter Pan, memperbaiki sikap kanak2 saya dan menjadi apa yang orang bilang 'dewasa'
ya 21 tahun identik dengan 'dewasa' bukan?
21 tahun yang lalu saya bukan apa2, sekarang juga saya ini masih menjadi potongan kecil dari hidup, 21 tahun mendatang, saya ingin berharga, tidak hanya untuk diri saya sendiri, tapi untuk bagian-bagian lain dari sistem kehidupan ini, amiin.

Tuhan, aku tahu terkadang aku terlalu serakah dalam bercita-cita, tetapi segala yang Kau beri adalah apa yang aku butuhkan, aku percaya itu.. Alhamdulilah untuk 21 tahun ke belakang dan bismillah untuk 21 tahun ke depan :)

Monday, November 9, 2009

I'm crying (again)


(http://www.blogsmonroe.com/christian/wp-content/uploads/2009/02/divorce.gif)

saya baru saja bercerita via yahoo messenger dengan salah seorang sahabat. dan saya menangis. cengeng memang, tapi saya memang merasa sangat sedih.
dari waktu KKN sampai sekarang, kami tidak punya waktu untuk mengobrol seperti yang biasanya kami lakukan. pertemanan kami unik. saya dan dia sangat berbeda, jauh malah, tetapi kami bersahabat dekat.
sahabat saya baru saja bercerita kalau dia sudah gila. dia sudah 3 hari tidak makan apa pun, hanya minum teh manis, dan berat badannya sudah turun 2kg.
dia bilang matanya sudah sangat kuyu, badannya lemas, penampilannya kusut.
dia bilang orang bilang dia gila...
saya tau pasti dia sedang ada masalah. karena akhir2 ini dia berubah..
dia bilang dia malu sama Allah.
saya tau pasti dia menyesal beberapa hari absen sholat.
dan saya, sahabatnya dengan percaya diri bertanya ada apa dengan dia, kenapa dia akhir-akhir ini berubah...
ternyata Ibu dan Ayahnya resmi bercerai.
saya hancur. saya tau itu adalah mimpi buruk buat sahabat saya dan saat ini benar2 terjadi.
dia pernah bercerita akan melakukan apa saja agar Ibu dan Ayahnya tidak bercerai, dan sekarang itu benar2 terjadi.
saya sedih dan saya tau teman saya lebih hancur karena tidak ada orang sehat dan waras yang menelan 16 butir obat penenang.
ah, ini yang saya benci, saya tidak bisa melakukan apa2. bagaimanapun saya bersimpati, saya tidak akan pernah bisa merasakan bagamana jika saya ada di posisinya.
kemana saya akhir2 ini, sibuk di kampus? sibuk dengan kegiatan ini itu kah?
ah iya saya ini orang sibuk, sibuk sampai tidak punya waktu untuk peduli dengan sahabat saya ini.
ah saya cuma bisa menjadi pendengar saja..
ya Allah, saya berdoa yang terbaik untuk sahabat saya, beri dia kekuatan dan ketabahan untuk menerima semua kenyataan itu..
untuk sahabatku, walapun ini tidak bisa kamu terima begitu saja, setidaknya kamu masih bisa belajar, belajar menerima.. akan memakan waktu lama memang, but I promise, I'll always be there, anywhere and anytime you need me...

Tuesday, November 3, 2009

Saya benci CICAK!

well, ini nggak ada hubungannya sama pertentangan cicak versus buaya, nggak juga berhubungan sama godzilla.
malam kemarin, saya mengerjakan tugas sampai tengah malam sambil mendengarkan musik. di tengah2 kegiatan saya, saya mendengar suara yang sangat mengerikan, suara yang paling saya benci, suara CICAK, dan CICAK itu ada di dalam kamar saya, pasti!
CICAK itu ada di belakang lemari baju saya, pasti! karena suara itu datang dari sana. saya langsung terdiam, nggak tau mau ngapain. winamp saya matikan, tetapi suara itu berhenti. nggak berapa lama kemudian, suara itu muncul lagi, dengan irama yang lebih memekakkan telinga... saya sukses panik dan susah tidur.
pagi ini, ketika saya kembali duduk di depan meja belajar, suara itu muncul lagi, yang berarti CICAK itu masih di kamar saya.
saya parno! gimana kalo CICAK itu beranak pinak di belakang lemari saya, arrrgghh!
saya mau pindah kamar, yang nggak ada CICAKNYA!
CICAK selalu membuat saya ga bisa tidur. CICAK juga pernah membuat telapak tangan saya sobek dan sampai sekarang efeknya masih terasa di urat2 yang ada di telapak tangan saya.
saya mau dunia tanpa CICAK!
nb: ga ada gambar CICAK dalam postingan ini karena jujur, liat gambarnya aja saya takut!

Sunday, October 18, 2009

f.r.i.e.n.d.s.c.u.r.e.m.u.c.h



Photo by: Siska Novian
di foto ini: intan, julius, waliyudi, bayu, firman
saya sedang iseeng.. baru dua minggu di kosan sudah sangat merindukan rumah.
waktu buka-buka foto, ketemu foto lebaran kemaren, bersama teman SMP..
senaaang sekali waktu ngumpul. kami berteman sejak SMP dan masih sangat dekat saat ini. dari dulu saya dan intan berteman baik dengan cowo2 satu kelas, sayangnya kemaren ga semuanya dateng.
Foto ini diambil di halaman rumah saya yang hijau dengan menggunakan HP julius :D
I love them all, senangnya kalo liburan masih banyak teman2.. semoga waktu pulang tahun depan masih bisa kumpul ky gini, amiiin :)

Saturday, October 3, 2009

I dont care how hard life's going on, as long as I have a HOME to be in, I will always be secure..

Tinggal satu hari lagi dirumah, perasaan campur aduk terbayang mungkin bisa pulang setahun lagi, libur lebaran tahun depan.. (mengingat skripsi dan keinginan magang)
biasanya ga seberat ini karena liburan semester januari pulang lagi, tapi kali ini beda..
Ah, masih mau di rumah..
Ya Allah, pertemukan kami lagi tahun depan, amiin..

Tuesday, September 1, 2009

KKN Part 2 (We sang those beautiful songs together)

with all the Bahrul 'Ulum's
(photo by Lala)
1st Grade SMPN 1 Cikelet
(photo by Indra whisperonthewater.blogspot.com)1rd grade SMPN 1 Cikelet
(photo by indra whisperonthewater.blogspot.com)
3rd grade SMPN 1 Cikelet (The class I miss the most :))
(photo by siapa yaa, lupaa :p)
One of my biggest ambition is ‘being a good teacher’. It might be alilttle impossible now and I might have no one cheering that idea. I dont want to be a politicians and not a lecture too (dont ever compare teacher to lecture, they’re quite different). By being a teacher, I could have many friends no matter how old or how young they are. Teachers has a unique relationship with their pupils. It’s more that just ‘take’ and ‘give’. A lecture may just give the lesson’s material then let you go home to learn it, but teachers... more than that. They’ll worry wether the pupils read itor not. If you mind doing that, they will try their best efforts to make you do that and teachers always keep you walk on the right way, no matter how naughty you are, how ugly you are, how mad you are, they’ll always guide you because that what education means. They won’t just give you ‘A’ or even ‘D’ without realising whether they had teached you well or whether you had any problems.
Once I said to my mum if I wanted to be a teacher, she answered that i could be more than a teacher. Whats wrong with ‘teacher idea’? isn’t it a noble?
Haha... I dont know much about this life. I’m just walking on the path I should walk. I know I dont get the things I WANT but I get the things I NEED. Westlife said in one of their songs, ‘what I want is what I’ve got’
Well, this is actually about Cikelet, and KKN (u should have known it by the tittle above :D). I was really happy there because one of our programmes is teaching, yay!
For the first time I was teaching at the 6th grade, MI Bahrul ‘Ulum Cikelet. I felt really fun that time. Almost all of them are naughty, espesially the boys. I was frustated, they didnt do the things they were suppossed to do. They even didnt listen to everything i said, but miraculous, i could stay calm in front of them (I’ve learned it so many times ?) although I was mad then, haha... they’re such a plain without guile. Kids are normally superattractive (we called it ‘naughty’) and the art of teaching is how to deal with them, isn’t it?
Well, second experience was teaching at SMPN 1 Cikelet (wow! That’s my real ambition, being a teacher in a secondary school). I was super duper glad there... I could join them in their class activity. I felt like I was reallya teacher :D
Where there’s meeting, there’ll always be farewell. I am now finally back to my real life (I suddenly think that Cikelet and all the things related to it was just beautiful dreams, haha). I’m gonna miss those kids much...
Err.. life is all about choices and fate my friend, we are now walking but no body knows where we’ll end. Walk your way, living your life gratefully, wishing you all a happy life ^_^

Friday, August 28, 2009

10 hari lagi pulang

bentar lagi pulang.. senaaang..
udah hampir 7 bulan ga pulang, yang lebih senang lagi nanti bisa ngerayain ulang tahun adek pas 11 september nanti bareng (setelah 3 tahun ngelewatin ulang tahun adek di nangor).
yang bikin puyeng, si adek lagi pengen banget punya hamster, aku mau beliin jadi kado ulang tahun. masalahnya disana jarang banget ada hamster. adek minta dibawain dari Bandung..
tolong kasi tau aku gimana caranya bawa hamster di bandara dan ga ketauan?
kalo pake dikarantina-karantina dulu, bisa-bisa diomelin mba pipit nanti trus gaboleh deket2 sm fabian, trus kalo dimasukin box tertutup kain gitu kedeteksi ga ya??
bingung...bingung...bingung...
kalo ga hamster mau ngasi kado apaa?
mau nyanyiin lagu ulang tahun pake gitar? boro-boro, kunci g aja masih suka lupaa..

pulang...pulang... yang bikin pusing oleh2nya, milih2in buat sepupu-sepupu kecil yang lucu-lucu tapi jumlahnya seabreg, hehe..

pulang..pulang... setiap mau pulang gatau kenapa badan pasti drop, cobaan kali yaa?

pulang... pulaang...
senangnya di rumah yang nyaman, I miss Ibu, Bapak, Lian, Adek..

pulang... pulaaaang, yang pasti akan mengunjungi "rumah" si bungsu.. (he) may be missing (his) oldest sister :)

Thursday, August 27, 2009

That Green gentleman

Things are shaping up to be pretty odd
Little deaths in musical beds
So it seems I'm someone I've never met
(people changes and so do I, but sumtimes I dont know who I am)

You will only hear these elegant crimes
Fall on your ears from criminal dimes
They spill unfound from a pretty mouth
(because they talk to much bout other while they dont really know anything)

Everybody gets there and everybody gets their
And everybody gets their way
I never said I missed him when everybody kissed him
Now I'm the only one to blame
(but he said he missed me, he's just ruining my wall)

Things have changed for me, and that's okay
I feel the same, I'm on my way, and I say
Things have changed for me, and that's okay
(I'M ON MY WAY)

I want to go where everyone goes
I want to know what everyone knows
I want to go where everyone feels the same
(Utopian)

I never said I'd leave the city
I never said I'd leave this town
A falling out we won't tiptoe about
(because it wont let me down, u're just a line in a song!)
....

This's PATD's I love the most because everytime I'm feeling low they let me know that at least I'm still on my way..
CHEERS!!!

KKN Part 1 (We Create Our Friendship)


While writting this, I couldn’t stop thinking bout you all, my crazy besties ever :)

Well, for the first time I knew that I was located in an unknown village in Garut, Desa Cikelet for KKNM (Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa) Unpad, my feeling was mingled. In a side, I was really excited but in other side I was worry. The thing I worried the most was ‘My Partner’ there. I’d be spending whole 37 days with them while I didn’t know even one of them so well. We came from different major and all we had to do that time just finding out each other. Ok, we were nine living in a home, 2 boys and 7 girls, we’ve survived so well finally.
I almost got mad when it came a lilttle bit hard to get along with them all, morover I’m not really good dealing with new people.it became easier when we started talking each other, smiling, and laughing at the same thing. I began to know you all and it was really fun knowing that there were so many kinds of people in our home. The one that mad us one is “we need each other”
By the way the most impressed thing there, is that I feel like I have new sisters and espesially new brothers. In my real home, I just live with two younger sisters, so being with you I could feel a different atmosphere. Living 37 days with same average age girls, nNa, Obi, Unge, Ninit, Lala, and Indri, mad me feel a lil bit peculiar. I used to be the one who lead my two sisters in my home, I used to do everything firstly and supposed tobe perfectly too, but there, in ‘our home’, we have the same right, the same duty, the same position, and others same things. I also don’t have brothers in my home, then, it kinda weird living with Jacko and Indra (those two guys name), haha... but finally we could get along and I tought that Wow! this might be the feeling of people who had brothers in their home :D
Hoahm, what am I talking ‘bout... I actually want to tell you:
1. I miss you all (really from the bottom of my heart :D)
2. I love you all (that what’s friends supposed to do)
3. Thank you for being my best partner (I couldn’t do anything without you)
4. Thank you for caring me when I was sick (I feel like I was really in my ‘home’ when you give me more affection and attention, I was really touched)
5. We’ll still be friends forever, will we? (so just call me when you need someone to share with, someone to cook something for you, someone to massage you if you are tired, I love to do that for you :D)
6. Zzz...zz..zz.. I am sleepy, it’s already 12 a.m

Saturday, June 20, 2009

Noon in The Museum






Cerita ini adalah dokumentasi perjalanan saya ke beberapa tempat umum di Bandung yang pastinya sama sekali tidak terlihat menarik. Sebenarnya saya sudah lama pengen main ke tempat-tempat ini tapi ga pernah ada kesempatan. Tepatnya setelah tiga hari mati gaya di kosan dan stress karena beberapa hal, saya memutuskan keluar kosan dan berjalan mantap sendiri menuju Bandung setelah sebelumnya janjian dengan Talitha, temen saya yang tinggal di Bandung untuk ketemuan di depan Gedung Sate. Niatnya saya mau ke LPM, mau ngurusin nama saya yang masuk di daftar dua desa, ada-ada sajaa... akhirnya saya final ditempatkan di desa Pamalayan Kabupaten Cikelet, Garut, YOSH! Wish me luck!
Beres dari urusan di LPM, saya yang kelaperan langsung makan siomay di sekitaran Gedung Sate, lumayan maknyuus, apalagi ditambah es buah pak bewok, segeeer :D
Setelah itu mulailah sesi curhat saya dan Litha, kami memutuskan untuk ngobrol di Taman Lansia (ga ada tempat lain soalnya, hehe). Lagi asik-asiknya ngobrol disana, datanglah seorang mas-mas pemulung, dia mungutin botol-botol bekas di dekat kami. Yang bikin eneg, sisa air di botol itu diminum sama dia. Saya langsung ngerasa ga wajar. Was he crazy? Dunno exactly.. masalah mulai muncul ketika si mas-mas ini minta uang ke saya dan litha, katanya dia laper trus sakit kepala. Saya langsung ketakutan, begitu litha ngasih kode “run..run..” kami langsung keluar dari Taman Lansia, si mas-mas tadi ngoceh-ngoceh ga karuan, ngomongin saya orang berjilbab ga benerlah karena ga mau ngasih dia uang. Maaf saja ya mas, saya memang pelit kalo ngasih duit (walo gopek jugaa) buat orang yang masih gagah dan sehat wal afiat.
Setelah tragedi mas-mas, saya bingung mau kemana lagi sama litha, pas ngeliat Museum Geologi rame, saya punya ide bagus, nongkrong di Museum Geologi, hehe... padahal saya memang sudah lamaa pengen kesana, tapi ga ada temen ;)
Ternyata lumayan jugalah wasting time disana, ada Tyranosaurus yang saya pikir kecil, eh ternyata kecilnya dinosaurus tetep aja gede :p
Pokoknya asiklah buat nambah ilmu ^_^
minggu depan saya sudah ga akan mati gaya lagi di kosan, mau ke Bogor, ke tempat Mba Pipit dan Mas Tom, tidak sabar juga main bersama ponakan yang lucu, Bramantyo Fabian Nugroho (nama depannya ko sama ky bamby, hehe)
anyway, kayanya bakal lama ga nulis, mau liburann..
have a nice holiday fellas!!!



Sunday, May 24, 2009

Cerita sedih ato lucu? Terserah anda...

aku dan Lian ^_^
aku dan adek :)

Ini adalah cerita tentang saudara-saudara kandung saya yang jumlahnya dua. Saudara pertama, sekarang usianya 18 tahun, namanya Wida Williannita, kalo saya manggilnya Lian, tapi adek saya yang paling kecil manggilnya mbak ian. Saudara kedua saya, umurnya baru 13 tahun, namanya Wida Tri Septia, tapi panggilannya Adek (ngga nyambung ya? Emang, hehe.. adek itu karena dia yang paling kecil diantara semua wida).

Saya dan lian hanya berbeda dua tahun, mungkin karena inilah saya dari dulu banyakan berantemnya sama dia, hehe... untungnya setelah saya SMA, kami jadi lebih berdamai, apalagi sekarang, saya merasa lebih dekat dnegan si Lian. Ketika adek lahir, saya dan adek menjadi sekutu. Waktu itu si Lian mungkin merasa kesal karena ngga jadi anak bungsu sehingga ga begitu deket sama Adek. Hingga adek masuk sekolah dasar, kami makin menjadi sekutu yang solid melawan Lian kalo berantem, hehe.. sampe saat ini pun masih begitu ;)

Waktu saya kuliah, saya masih inget, Adek selalu nelpon dan bilang “Mbak wit, kalo mba wit kuliah, adek nanya PR sm siapa? Adek tidur sm siapa?” terus saya jawab “kan ada mbak ian”, tapi adek saya malah misuh-misuh,”Adek males nanya sm mbak ian, pasti diomelin, adek males tidur sm mbak ian, kamar mbak ian berantakan”. Begitulah, awalnya si Adek ga ikhlas saya kuliah jauh, tapi lama-lama, dia mulai terbiasa.

Baru-baru ini, Lian selesai Ujian Nasional. Mulailah kami membicarakan perihal masa depannya (ciehh, hueks). Tadinya Bapak maunya Lian jangan kuliah jauh-jauh, cukup yang ada di dalam kotaku saja (sebenarnya bapak ga mau pisah sama anaknya yang satu ini, hehe), tapi kata ibu ngga adil, aku kuliah di luar kota tapi Lian engga, pas ditanya ke Lian, dia bilang maunya kuliah di Universitas Negeri di Jakarta, yasudahlah... kami mulai memikirkan tempat Lian bimbingan belajar. Tadinya mau di Bandung, karena di sini ada aku, tapi Lian sendiri bilang kalo di Bandung dia agak susah konsentrasi belajar. Akhirnya diputuskan dia bimbingan belajar di GO Palembang saja. Lian berangkat dianterin Bapak karena Ibu ga bisa bolos kerja. Saya ngga kebayang, dua orang yang ribuuut mulu kerjaanya bisa berangkat bareng ke PLG. Lian ini dari kecil emang agak lebih aktif dari saya, jadinya ampe bosen diomongin sm Bapak. Kalo saya suka lari pagi hari minggu sama Bapak, lian ngga mau ikut, kalo saya nuruut banget sm Bapak, lian ini lebih suka nurutin maunya dia sendiri. Jadilah ini momen yang sangat bersejarah, dua anak dan bapak harus lebih bersahabat, hehehe...

Sampai disini, ngga ada masalah buat saya hingga di hari ke-3 keberangkatan Lian dan Bapak ke Palembang, Ibu nelpon saya dan ngabarin kalo si Adek sakit, badannya demam. Saya belum kepikiran apa-apa, Adek emang sering sakit, apalagi kalo habis renang, pasti badannya panas. Lucunya, pas sorenya Ibu bawa Adek berobat ke Dokter, pulangnya Adek bilang gini “Ibu, kok Adek sakit ya.. apa gara2 ditinggal Mbak Ian sama Bapak ya, mungkin Adek kangen ya bu...”. hemmm ternyataa.. baru ditinggal 3 hari udah sakit, kalo di rumah aja ga akur..

Sampe disini, saya juga masih biasa-biasa saja, nanti juga lama-lama Adek biasa. Besok paginya Lian nelpon saya dan nyeritain kejadian yang jadi bikin saya sedih. Ceritanya pagi itu Ibu udah bangun, bapak masih di Palembang. Ibu seperti biasa, nyiapin sarapan, beres-beres rumah sebelum ngantor. Pas ibu lagi beresin kamarnya Lian, si Adek bangun dari kamar Ibu, keluar, terus langsung ke kamar Lian, “Ibu Mbak Ian mana? Udah bangun belum?”. Ibu langsung senyum “Adek, Mbak Ian kan sekarang bimbel di Palembang”. Si adek langsung jawab “Oh, Adek lupa...”. terus Adek langsung jalan ke sofa depan, tiduran lagi sendirian di sana (padahal ya, Adek ini penakut banget, mana berani dia ke subuh2 tidur sendirian di depan). Beberapa puluh menit kemudian Adek bangun, siap-siap berangkat ke sekolah, pas ditanyain sama Ibu, dia udah lupa, jangan-jangan yang tadi itu ngigo...

Saya pengen ketwa kalo inget cerita ini, tapi sedih juga. Di rumah saya Cuma ada lima orang, ibu, bapak, sama tiga wida, sekarang dua wida udah ga di rumah lagi, Adek jadi anak tunggal di rumah. Saya kasian sama dia, dia tidur sama siapa, dia nanya PR sama siapa, siapa yang ngingetin dia kalo kebanyakan main, pokoknya I’m worrying her so much... Adek ini biasanya pulang sekolah udah ada lian yang nemenin di rumah, jadwal pulang sekolahnya bareng, sekarang, dia harus nunggu 1 jam lebih sampe Ibu pulang untuk bisa masuk rumah (soalnya dia takut kalo sendirian di dalem rumah).

Sekarang setiap malam saya punya aktivitas baru, sms-an sama Adek, dia suka nanya-nanya PR lewat sms, kasian sekali jadi anak bungsu, harus ditinggalin sama kakak2nya...

Selain Adek, Ibu juga sekarang pasti jadi lebih repot. Di rumah saya ngga ada pembantu, kami udah biasa dari kecil bagi-bagi tugas, kata Ibu saya, malu kalo punya tiga anak gadis tapi rumah sendiri ngga keurus. Biasanya setelah saya kuliah, pekerjaan bersih-bersih dalam rumah itu jatahnya lian, sedangkah halaman rumah itu kerjaan adek sm bapak (halaman rumah saya depan belakang luas banget, banyak pohon2 dan tanaman2, kebayang kan gimana repotnya ngurusinnya). Selain itu di rumah saya ada dua anjing (namanya kumir semua, kabarnya sekarang tiga, ada anak baru kayanya...) yang harus diurusin juga, kandangnya kumir 1 dan kumir 2 ini di luar rumah, jadi sehari dua kali kita mesti keluar ngasih makan mereka, tiap sore harus ngelepasin rantainya (biar mereka bisa jalan2 juga), terus malem dirantai lagi di rumahnya, kebayang kan repotnya... dulu aku sama Lian biasanya bagi satu2, setelah aku kuliah, yah kadang-kadang Lian semua, tapi kalo dia males, Ibu juga ujung-ujungnya.. sekarang, setelah aku sama Lian ga di rumah, semuaa kerjaan rumah jadi pindah ke Ibu. Padahal ibu pagi-pagi, jam 07.15 udah harus apel terus jam 2 paling cepet sampe di rumah... aku kebayang capeknya (walopun Ibu ngga pernah ngeluh capek, hikshiks...)

Intinyaa... I MISS MY HOME, tapi harus nunggu waktu yang tepat buat pulang, lebaran nanti...

Saturday, May 16, 2009

The Boy in The Striped Pajamas



Holaa fellas.. saya udah lama banget ga ngupdate ini blog, udah banyak protes berdatangan dari sana sini (terutama dari mas bamby, Hehe). Jadi inilah debut pertama saya di bulan mei ini, selamat membaca, wish u all have a nice day!!!

The Boy in The Striped Pajamas
Ini adalah judul dari sebuah novel karya John boyne yang juga sudah difilmkan. Ceritanya adalah cerita yang bisa dibilang klasik, tentang kamp konsentrasi terbesar jerman “Auschwitz” yang di novel ini dibuat dalam versi bahasa anak-ananknya “outwith”, tentang hitler yang disini digambarkan sebagai “the Furry”. Sebenarnya jauh sebelum menonton film the Boy in The Striped pajamas ini, saya juga telah menonton film bertema sama berjudul Defiance, udah pada nonton belum?. Meskipun bertema sama, jangan berharap bahwa dalam film The Boy in The Striped Pajamas kita akan menemukan kesadisan-kesadisan dan kekejaman-kekejaman seperti di Defiance (dan menurut saya itu berlebihan dan saya malas menerima di akal sehat saya). Dalam film ini, kita malah akan tersentuh dengan persahabatan antara Shmuel (anak yahudi) dengan bruno (anak tentara Jerman). Persahabatan yang terlarang karena Bruno dan anak-anak jerman lainnya mungkin sejak lahir telah didoktrin bahwa kaum Yahudi bukanlah manusia, mereka hanyalah “subhuman” sehingga tidak pantas hidup. Bruno tetapi tidak melihat Shmuel sebagai sosok yang seperti itu.
Jujur saja saya paling mudah tersentuh dengan hal-hal yang menyedihkan, tetapi saya sama sekali tidak menangis membaca buku dan menonton film ini, bukan karena buku dan filmnya jelek, tetapi justru karena bagus! John Boyne menceritakan Bruno (tokoh utama buku ini) dengan polos sehingga tidak memancing emosi. Ayah Bruno bekerja sebagai petinggi di kamp tersebut sehingga Bruno harus pindah dari Berlin ke Outwith (kamp konsentrasi terbesar di Jerman). Bruno sama sekali tidak punya teman seusianya, namun, dari kamarnya di lantai paling atas rumah mereka, Bruno bisa melihat di balik pagar yang tinggi, ada semacam perkampungan yang berisi orang-orang yang sama (sama-sama memakai piyama garis-garis dengan tanda bintang di dada). Bruno pikir itu adalah perkampungan biasa, bahkan setelah dia berkenalan dengan Shmuel secara diam-diam, dia tidak pernah mengerti apa itu kamp konsentrasi. Yang dia tahu Shmuel makin lama makin kurus dan mukanya tidak bercahaya seperti dirinya. Persahabatan itu terus saja berlanjut, bruno selalu bisa diam-diam pergi ke pagar itu dan bertemu Shmuel, kadang-kadang membawakannya makanan. Mereka hanya mengobrol saja namun hal itu sangat membahagiakan buat Bruno. Singkat cerita, suatu hari akhirnya Bruno hendak kembali lagi ke Berlin, di saat yang bersamaan, Ayah Shmuel menghilang dari kamp mereka (saya berspekulasi bahwa papanya Shmuel sudah masuk kamp konsentrasi). Sebelum kembali ke Berlin, Bruno berjanji membantu mencari. Di hari terakhir itu, Bruno mengganti bajunya dengan piyama garis-garis lusuh dan bau yang dipinjamkan Shmuel dan menyamar menjadi anak Yahudi (meskipun bruno tidak menyadari apa yang dilakukannya itu). Untuk pertama kalinya Bruno melewati celah pagar itu dan benar-benar berada di satu tempat dengan Shmuel. Mereka mencari-cari ayah Shmuel di kamp, namun tidak ada, sialnya sebelum Bruno sempat pulang, mereka dikumpulkan di lapangan dan waktu itu hujan deras, mereka kemudian digiring masuk ke satu ruangan gelap yang hangat (belakangan saya tahu itu kamp konsentrasi), yang mengharukan, Bruno malah berpikir mereka dibawa ke ruangan itu untuk menghangatkan badan dan menghindari hujan, begitulah akhir nasib mereka dengan tangan masih saling menggenggam erat, mereka meninggal di kamp konsentrasi di Outwith. Ayah Bruno bahkan tidak pernah tahu bahwa anaknya bernasib sama seperti orang-orang yang dia bunuh di kamp konsentrasi.
Empat tahun yang lalu, waktu saya masih kelas dua SMA, saya pernah punya seorang sahabat yang pintar, sebut saja X, waktu itu si X ini adalah fans berat Hitler (ga tau sekarang masih atau engga). Saya waktu itu hanya tahu bahwa Hitler itu adalah penganut Nazi, Hitler itu telah membantai banyak orang Yahudi. teman saya si X ini malah menyukai Hitler karena alasan itu, karena Hitler telah membantu memusnahkan orang-orang Yahudi di muka bumi ini (tentu saja ini dikaitkan dengan sentimen agama), saya selalu berdebat dengan X (hampir semua hal saya perdebatkan), saya bahkan menjulukinya Hitler.
Buat saya sendiri, saya tidak akan membenarkan segala bentuk pembantaian lepas dari apakah itu menguntungkan atau tidak. Bukankah hak hidup adalah salah satu hak dasar manusia? Majelis Umum PBB dengan jelas menyatakan dalam Pasal 3 Pernyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi Manusia “setiap orang berhak atas penghidupan, kebebasan dan keselamatan individu”. Seandainya peraturan benar-benar ditegakkan, bahkan dalam perang pun, hal-hal mengenai kemanusiaan telah diatur oleh hukum humaniter, jus ad bellum dan jus is bello. Masalah-masalah yang lebih baru seperti terorisme (meskipun definisinya masih mnegambang) juga buat saya tidak dibenarkan meski pelaku teror kerapkali menggunakan alasan holy war, tugas suci. Agama mana yang memerintahkan untuk membunuh? Membuat kekacauan? Dalam Islam sendiri disebutkan “agamaku, agamaku, agamamu, agamamu”. Menurut saya biarkanlah kita menjalani apa yang masing-masing kita percayai. Konsekuensi dosa atas apa yang kita lakukan toh tidak dibagi-bagi, kita masing-masing menanggung sendiri kan? ?
Well, Ini hanyalah cerita, tetapi buat saya sangat berkesan. Saya merasa sangat beruntung menjadi salah seorang penstudi HI, sekarang saya bisa memandang banyak hal dari segala aspek. Bukan hanya dari aspek agama saja (seperti yang selama ini banyak saya lakukan). Buat saya agama bukan justifikasi atas kelakuan kita. Apalagi menghadapi perbedaan yang uncountable di dunia ini, setelah teori melting pot dan salad bowl dianggap tidak mampu menjawab, ada multikulturalisme yang menghargai perbedaan-perbedaan itu, dan semoga kita termasuk orang-orang yang berpikir (becouse many people just did whatever they want without deeply think about it). CHEERS!!!