Hola! It's August, iyaa agustus..
apa yang sedang anda pikirkan? kalo yang ada dalam pikiran saya adalah:
*Hal bahwa saya nggak bisa wisuda bulan ini, yaudah sih yaa, ikhlas..
*Bulan ini akan kembali menjadi bulan sibuk, tapi sibuk yang senang, sejak mei lalu saya dan adik saya sibuk mengurusi bimbel dan SNMPTN adik saya, sekarang setelah dia lulus, saya akan kembali berkutat dengan cari kosan, "beli-beli isi kosan, registrasi, dan penerimaan mahasiswa baru" thingy, Fight-Oh!
*Bulan ini resmi sudah saya lepas dari tutorial global governance, karena bulan lalu nilainya udah keluar, semua sudah berusaha, saya sudah berusaha, pengennya semua dapet nilai bagus, untungnya saya nggak punya kapasitas untuk memberi nilai, hehe, dan saya percaya apa pun hasilnya, yang penting adalah proses yang kita lewatin sama-sama, maafkan salah-salah saya selama tutorial Tuhan.. *jadi kangen tutorial :')
*HOME, udah ngak sabaaaar mau pulang kampung, kangen rumah, setahun nggak pulang rasanya kayak seabad.. udah banyaaak banget cerita numpuk, nggak sabar ketemu Ibu, Bapak, nggak sabar menghabiskan hari sama adek kedua (yang pertama bentar lagi juga ketemu :D), nonton spongebob sama ipin&upin bareng, makan masakan percobaan adek (yang aneh tapi enak, kangen ziarah ke makam adek bungsu, I dont know why, visiting you there makes me feel so comfort, feels like you're really mine, really ours.. ah how sometimes I wish you were there, flocking with us, little brother :). Rumah juga mengingatkan saya akan kumir, anjing-anjing yang selalu ada sejak saja kelas 5 SD, biarpun berganti dan berapapun jumlahnya, tetapi semua akan selalu bernama kumir. Ketika saya pulang nanti, saya nggak akan melihat kumir tua saya, yang sudah menemani saya sejak SMP, yang dulu dipuji-puji teman SMP saya karena lucu, yang sudah hafal dengan teman-teman saya dan tidak akan menggonggong ketika mereka datang, yaa.. kumir sudah mati beberapa bulan lalu, dia sudah cukup tua, sudah cukup lama bersama kami, terakhir bertemu badannya sudah ringkih. Bahkan vaksin tidak bisa menyembuhkan penyakit tuanya, rambut-rambutnya mulai rontok. Ah, nanti nggak ada lagi kumir yang mengejar-ngejar ketika saya pulang. Saya akan berkenalan lagi dengan kumir baru. Rumah juga mengingatkan saya dengan sepupu-sepupu dan ponakan-ponakan kecil saya yang jumlahnya tidak terhitung (haha, saya adalah cucu tertua di keluarga bapak :D), saya sudah tidak sabar denger suara cempreng mereka "mbaa wiit, mbaa wiiit" belum lagi ponakan-ponakan "cik wiit cicik cicik wiwit" (dalam bahasa daerah saya cicik=bibi), kalo kami sudah berkumpul, orang-orang tua tinggal mengelus dada melihat keributan yang kami buat, main "smekdon" kalo kata mereka, haha, benar-benar korban televisi. Di rumah juga saya bisa ke Suban (tempat wisata pemandian air panas) kapan saja, lalu mampir ke rumah uwa saya dan gratis mancing sepuasnya, di terik panasnya siang, saya duduk di bangku bambu di bawah pohon rindang, subhanallah.. Dan hey, kalo pulang ke rumah, saya akan merasakan servis "all you can eat", berhubung setahun nggak pulang, pasti akan sering ditanyain "mau makan apa?", dan plok! langsung ada di depan mata, dan siap-siap saja menggmbul :D. Ah bicara rumah memang tidak ada habisnya, saya selalu ingin waktu berhenti ketika di rumah. saat terberat adalah ketika saya harus kembali ke Jatinangor, saya merasa harus bangun dari mimpi indah, ahh... kampung halaman kita akan selalu lebih indah dari kampung halaman tetangga ;).
Pikiran saya jadi kemana-mana, udah nggak konsentrasi nulis, jadi sebelum makin aneh, saya sudahi saja..
Have an august rush fellas :D