Wednesday, July 28, 2010

She'll Surely Get The Miracle

I saw her today. She was not like the girl I used to see.
I've heard that she's not well these days, so when my friend, Gilang asked me to visit her, I agreed. She's not in her dorm, nor in her home. She's in 'Rumah Sakit Hasan Sadikin'. Me, Gilang, and Nita, a friend too, asked the information centre about where she's exactly. They told us to go to the ICU room. We went to the second floor, looking for ICU room, then find her name in front of a room. The officer told us to wear the coat they provide. The blue coat was just like something I used to see in many movies. I couldnt explain how's my feeling while fixing my body in it.
I saw her. She was laying on the sixth bed. Honestly I was afraid of seeing her. I was afraid that I couldnt stop my tears falling.
There she was... she has been coma for 19 days. I couldnt stand it, she was so pity. I asked a doctor about her case, but I dont get any clear information, they only said that there was viruses in her brain. she was not coma actually, but the medical team made her coma to make her comfort. She'll get convulsion if she's in concsious condition.
I dont like hospital and everything related to it. Today I was in and saw her. Once again, I never imagine that could be happen to her. She was sleeping with the hose around her neck. and infusions on her hands. she was breathing with the ventilator help. God, I thought that those just happen in movies but today, I found it in my real life, and the one who's struggling is her.
I asked the doctor, when will she be back. Then the doctor smile and said, no one knows.
After 30 minutes since I stood near her bed, her brothers and sisters came in. They brought a 'tumpeng'. Apparantly, today was her 22 birthday. Her older sister came near her, held her hands tight, and saying something to her. She's still silent, no response... I couldnt hear what the older sister said but, I guess it was a birthday wishes. I bit my lips hardly, I held it tight. I must not cry there (I was commited). The older sister cried, took the tissue and wiped her tears. Today, in her 22 birthday, she was coma, no one knows about what next to happen but God.
My lips was hurt. I thought I couldnt stay there any longer. Before we went out, her brothers and sisters said, "thankyou for coming, please pray for our little sister, please forgive her mistakes".
God, what was that? I turned around and went crying outside the room.
Well, she's my senior high school friend, We've never been so close, but God, please give her the best.. Amiin..

Monday, July 26, 2010

Bosnia & Herzegovina

Di tahun 1994 hingga 1995, saya setiap malam duduk manis di depan televisi, menemani bapak menonton dunia dalam berita. Ketika itu saya tidak begitu mengerti apa yang diberitakan, hanya yang masih berbekas di ingatan saya adalah bahwa berita itu adalah tentang Sarajevo (nama yang sering disebut-sebut oleh bapak). Enambelas tahun kemudian, saat ini, saya sedang mengerjakan skripsi terkait peristiwa yang sama, Perang Bosnia. Saya baru menyadari belakangan ini mengapa waktu itu televisi gencar sekali menyiarkannya. Semakin banyak membaca mengenai perang ini, saya semakin sesak nafas saja. Perang yang tidak seharusnya terjadi, yang sangat disayangkan.
Sebelum perang berkecamuk, Yugoslavia dengan smeua negara bagiannya hidup rukun dan damai, apalagi di bawah pemerintahan Presiden Tito. Yugoslavia meski dihuni oleh etnis-etnis yang sangat berbeda, tetap bisa hidup damai. ketika Yugoslavia pecah, 1992, Bosnia Herzegovina memerdekakan diri. Mulailah berkecamuk perang antara kelompok etnis serbia yang menolak kemerdekaan dan etnis kroasia yang pro.
Percayalah kawan, kalau kau baca sejarah-sejarah perang ini, tidak akan ada sumber yang menyatakan sejarah perang ini dengan sama. Perang ini begitu kompleks, antara nasionalisme berlebihan, kebencian antar etnis, genosida dan berbagai asumsi lain. Tidak ada satu sumber pun yang dipastikan menulis dengan benar kronologis perang (itulah kenapa saya hampir gila dengan skripsi saya).
Dan inti dari perang-perang ini adalah "ethnic cleansing" yang sangat terkutuk. Krisis pemimpin terjadi di Yugoslavia pasca meninggalnya Presiden Tito, nggak ada yang memiliki kharisma seperti ketika beliau memimpin negara denga perbedaan etnis kompleks.
Paling parah adalah ketika pemerintahan Slobodan Milosevic. Milosevic mendukung tertara serbia untuk memerdekakan diri di wilayah Bosnia Herzegovina. Tidak hanya itu, Milosevikc juga mempopulerkan pembersihan etnis, yaitu etnis lain selain serbia dinyatakan pantas untuk disweeping, dibunuh, disiksa, dan tidak perlu dibiarkan ada di dunia. Saya ngeri membaca semua berita tentang itu. Saya lahir dan besar di tempat damai. Saya tau ada perang, televisi memberitakan banyak hal tentang itu, tapi ternyata saya tidak tau apa-apa tentang perang. Saya berdoa untuk orang-orang korban perang, tetapi saya tidak pernah benar-benar menghargai kemudahan yang saya dapatkan selama ini (ampuni saya Tuhan).
Di bosnia, enambelas tahun lalu, di jalan menuju Sarajevo (ibukotanya), kamu akan bisa menemukan hamparan luar bunga-bunga. Tidak, jangan tertipu, ada sepuluh juta ranjau darat di bawah bunga-bunga itu. Harga satu buah ranjau darat adalah 3 USD, tetapi untuk mengamankan satu ranjau itu dibutuhkan 300-1000 USD (gilak nggak?). Oke disekitar ranjau itu ada bacaan "awas ranjau!" "dilarang keras melintas, ada ranjau!", tapi nggak semua orang bisa baca. Pada kenyataannya banyak anak-anak dan orang tua yang tewas terkena ranjau. Di sarajevo, pada tahun 1994, banyak terjadi pengeboman oleh Serbia di tempat-tempat umum, di pasar, di jalan-jalan yang banyak dilalui orang, hingga di rumah-rumah. banyak orang mati sekaligus (inilah tujuan pembunuhan secara sistematis). Rumah-rumah dengan ratusan lubang akibat peluru tidak lagi berpenghuni karena ribuan orang telah menjadi pengungsi. Serbia juga menggunakan penembak jitu, kemanapun berlari akan tertembak dan mati.
Berdasarkan survey UNICEF 1993, ada 97% anak di Sarajevo pernah mengalami langsung serangan granat, 29 % merasakan kesediha nmendalam, 20% mengalami mimpi buruk dengan teratur, 55% anak pernah ditembak oleh penembak jitu, dan 66% anak-anak pernah mendapati diri mereka dalam keadaan dimana mereka pikir mereka akan mati. *menghela nafas dengan sangat berat*. Dalam perang, anak-anak adalah korban yang paling menyedihkan. Seorang duta kemanusiaan PBB, Tetsuko Kuroyanagi, bercerita dalam bukunya, Totto Chan and Children, bahwa ketika kunjungannya, anak-anak di Sarajevo diminta menggambar. Pikirkan apa sih yang digambar anak kecil pada umumnya? boneka? bunga? gunung? yah seharusnya mereka menggambar hal-hal lazim seperti itu, tetapi perang berkepanjangan membuat mereka menggambar bom, tank, dan dinamit. Mereka nggak berkesempatan menonton teletubbies seperti adik-adik kita, tidak bisa menonton doraemon seperti kita, mereka hidup di bawah ancaman, ketakutan, dan trauma karena perang. Mental mereka terluka.
Yang paling saya benci dari sejarah Perang Bosnia adalah cerita tentang kepolosan anak-anak yang dimanfaatkan untuk membunuh. Ketika perang berkecamuk, orang-orang mengungsi dari rumah. Ketika suasana agak mereda, mereka kembali ke rumah. Anak-anak senang sekali melihat boneka mereka amsih tergeletak di lantai, ketika mereka memeluk boneka itu, boneka itu meledak. Ketika anak-anak melihat tali tergantung dipohon, mereka penasaran dan berusaha menariknya, terjadi ledakan. Itu semua adalah jebakan!. Demi kelacaran perang, orang-orang mempelajari psikologi anak untuk membunuh, gila!.
Ah, beberapa bulan lalu, sekitar 16 tahun sejak kejadian itu, saya sedang berjuang, perjuangan kecil yang sangat tidak sebanding dengan perjuangan orang-orang pada Perang Bosnia. Saya tidak lagi menonton berita mengenai Sarajevo bersama bapak. Saya sendirian, berjuang meneliti hal terkait dengan Bosnia dan herzegovina. Ah betapa hidup ini penuh dengan benang merah.
Sejujurnya saya ngeri. Kita, Indonesia terdiri dari berbagai etnis, dan kita memiliki potensi sangat besar untuk pecah, tetapi semoga kita semua masih cukup waras (ide perang itu datang dari orang yang akalnya sudah terganggu) untuk tidak melakukan kekerasan terhadap kemanusiaan. Kita semua punya hak yang sama untuk hidup. Kalau kita ingin hidup, jangan pernah berpikiran untuk mematikan orang lain, karena orang lain juga punya keinginan yang sama seperti kita.
Semakin banyak kita belajar, semoga kita makin bisa menghargai hidup dan apa yang ada di sekita kita..
have a nice day!

Friday, July 23, 2010

Liar

I'm just thinking about LIARS (wow! it's written big:D), or people who lie and I'm just realizing that I really hate liar. I hate the time even when they lie to anyone not me, because it's possible that someday they could lie to me. Once they lie, I cant' purely trust them, because a lie is forever a lie, even if one day, they finally tell the truths, a lie is still a lie no matter how you make it up.. :)
Wishing a great weekend for everyone!

Monday, July 19, 2010

Hello Future!

Step away from the Facebook, the Myspace, the Twitter, the Google, or any other mechanism you might be using to track his every move. In fact, delete him from your social networking circle all together – at least for the time being. You cannot move on from someone by staying glued to your computer screen for fear he might be moving on from you. Let go. Breathe. When you’re feeling tempted to call him, call a friend instead. When you’re feeling tempted to drive by his house to see if he’s home (Yes, we’ve all been there. And if you say you haven’t, remember that Denial ain’t just a river in Egypt), drive to Starbucks or the gym or the bookstore instead. (Mandy Hale)

I've done it, and I'm so grateful that I have good friends in real world, good friends to talk to face to face, good friends to hold, to hug, to touch, to rely on, good friends for my bad, my good, my luck, my hoodoo, my everything. We went to the cinema, laughed at something, ate extraordinary meals together, hanging out all night long, sharing the same books, etc..
Well these two months are my busy but happy time. I've experienced manythings. I love my friends more. I appreciate people more. And I believe more that my life is the most precious gift ever given to me. And I'm pretty sure that, there is a plan from God, the plan we even couldnt ever think.. no matter how I feel now and no matter what happen to me.
Let go of the ghosts from your past & say hello to your future!
Have a well-done weekdays amigos :)

Saturday, July 17, 2010

Kucing Anggora Tetangga


Mukyaaa *saya lagi demam nodame ;)
Hola amigos, pagi ini saya bangun dengan badan pegal2 karena semalaman main sama kucing anggora tetangga, lucu banget kucingnya. Oh well, saya nggak suka kucing, di rumah, si mipuss *kucing adek saya* aja saya cuekin. Saya nggak suka kalo bulunya mulai rontok di kursi, di karpet, dan di tempat-tempat lain.
Tadi malam, saya benar-benar sendirian di lantai 2 kosan. Ketika saya keluar kamar mau buang sampah, saya hampir lompat kaget, ada yang ngelus-ngelus kaki saya, dan ternyata itu kucing! saya udah hampir kesel aja, biasanya kalo ada kucing di kosan adalah kucing yang suka bongkar-bongkar tempat sampah, eh ternyata yang ini kucingnya lucu, saya terenyuh liat matanya, huaa.. saya yang biasanya males megang kucing langsung megang kucing itu, bulunya panjang banget, kucing anggora ternyata, pantesan cantik. Dan sukseslah saya main-main berjam-jam sama itu kucing, dia berkali-kali hampir masuk ke kamar saya, tapi langsung saya tutup pintunya, jadi kayak main kucing-kucingan *lah emang dia kucing*.
Hampir jam sebelas ketika saya udah bener-bener capek. Saya ucapkan sampai jumpa pada kucing anggora hitam putih itu dan masuk kamar. Tidak lama saya mengintip, ah dia masih di depan pintu, baiklah, saya ajak main-main sebentar, kemudian saya sudah mencapai limit ngantuk, dengan berat hati saya tinggal si kucing. Nggak lama datanglah yang punya kucing dan membawa si kucing kembali ke rumahnya di lantai 1. Semoga kita masih bisa bertemu kuciing :)
Happy sunday!!!

Friday, July 16, 2010

Congratulation

Congratulation for my dear sister.. Wida Williannita..
Ade saya diterima di Universitas Pendidikan Indonesia, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Prodi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Saya pengen loncat-loncat ketika mengecek ke website SNMPTN, awalnya masih ragu-ragu, saya trauma pengalaman tahun lalu, nangis-nangis ketika ade saya nggak lulus. Memang bukan saya yang ikut tes, tapi nyesek rasanya waktu itu. Ade saya setahun belakangan kuliah D1 komputer dan memang berencana ikut SNMPTN lagi, ketika sekitar dua bulan yang lalu dia datang ke Bandung dan mengikuti bimbingan belajar, saya sesungguhnya takut, takut dengan kemungkinan kejadian tahun lalu terulang. Sekarang saya bisa berucap syukur, Alhamdulillah..
walaupun sempat terjadi cekcok dikit atas jurusan yang dia pilih (saya akan tetap mendukung), meskipun menurut orang-orang, dan bahkan bapak, jurusan itu kurang bergengsi, buat saya menjadi guru apa pun akan tetap berpredikat mulia, hehe..
Terimakasih ya Allah, terimakasih untuk kelegaan ini :)
I'm welcoming more busy days related to this :D

Sunday, July 11, 2010

Everybody Left Africa

Final yang mengharu-biru
Hola Amigos *diucapkan dengan sepenuh hati setelah espana juara 1 World Cup 2010 :D
saya baru saja menangis haru, seperti biasa, saya tersentuh melihat kegembiraan spanyol yang berhasil mengalahkan belanda dalam final WC 2010. Dan saya juga sangat sedih melihat muka-muka timnas belanda yang berkaca-kaca, selangkah hampir menjadi juara. kalo saya pengennya dua-duanya jadi juara 1 (kalo bisa empat sama meksiko dan brazil), tapi apa daya, dalam WC, hanya ada satu negara yang jadi juara 1, and I can humbly say that SPAIN DESERVED IT!
Babak pertama final, saya beberapa kali ketiduran semenit dua menit, sumpah saya bosan dan kesal, masa baru di menit 20an udah 4 kartu kuning aja keluar. babak kedua ada yang dadanya ketendang lah, gimana saya nggak kesel nontonnya, ini saya lagi nonton bola apa kungfu sih.. Kalo cerita sama teman laki-laki, pasti mereka bilang biasa aja main bola kayak begitu, tapi harap maklum, saya kan cewek, jadi memiliki pandangan yang berbeda tentang permainan-permainan bola di WC, dan hm.. saya cenderung menjadi sedih ketika pemain kulit berwarna yang kalah (misal:negara-negara afrika). Entah mengapa saya merasa kasihan, mereka mengalami diskriminasi selama sejarah panjang mereka, masa, sekarang pun, dalam sepak bola mereka harus dikalahkan oleh orang kulit putih, ah kata teman saya sungguh aneh saya ini, tapi begitulah, tidak usah dipikirkan. Pemikiran ini muncul karena saya terlalu banyak membaca sejarah Afrika :D
45 menit kedua juga masih terasa membosankan, 3 menit tambahan, masih saja 0-0, permainan baru seru saat 2x15 menit babak tambahan. Pada akhirnya Spanyol menang diselamatkan oleh gol Iniesta.
Ada lagi yang membuat saya terharu bercucuran air mata (ini bener-bener nangis dari hati). Les spanyol saya udah lewat level 3, tapi tadi waktu coach spanyol dan Iniesta di wawancarai pake bahasa spanyol, saya cuma nangkep, "felicidado, fantastico, muy muy clara, todos, para mi, familia" dan kata-kata simpel lainnya *mampuslah..
saya seperti dilempar bola, dicambuk untuk harus lebih banyak mengulang pelajaran..
Dari awal WC kali ini,tim jagoan saya adalah Brazil, tetapi saya juga mendukung Meksiko (dan negara-negara lain yang saya sukai permainannya).
inilah 3 bintang WC 2010 versi saya (yang nggak terima, yaudah sih, namanya juga versi saya :p)

Ricardo Kaka, tentu saja ini juara 1, saya suka kaka sejak pertama di Milan, waktu itu saya kelas 1 SMA, kaka baru pindah ke Milan dari Sao Paulo, kesan pertama, dia tampan, ah nggak cukup tampan saja... kesan kedua, mainnya juga bagus! belum lagi plus pribadinya yang bagus juga, saya memang nggak kenal dia, tapi seenggaknya media bilang begitu. Biarpun Brazil kalah, nggak apa, di WC 2014, kaka akan sudah berusia 32 tahun, tapi mudah-mudahan masih bisa bertemu, jujur saja di WC kali ini kurang puas melihat performance kaka, pasca kartu merah apalagi, hati saya hancur saat kaka dikasih kartu merah *alay

yang berkostum hitam kuning adalah Iker Casillas, penjaga gawang spanyol. Saya baru benar-benar memperhatikan casillas dalam final WC barusan. saya nggak ngerti bola, tapi saya suka permainannya, casillas selalu berhasil menahan bola. Dan yang membuat saya terharu adalah gayanya itu, dilihat dari cara dia bersikap setelah Iniesta menyumbangkan gol dan spanyol menang, casillas nangis, saya jadi ikutan nangis. Ah.. senang sekali sepertinya.

Beikutnya yang berkostum hijau hitam adalah Dos Santos, Pemain depan meksiko. Menurut saya dia adalah pemain yang bagus, usianya baru 21 tahun. Di WC 2014, dos santos baru akan berusia 25 tahun. Dia masih sangat muda, masih punya banyak waktu untuk jadi bintang, you go dos santos!

Goodbye Africa
Berakhir sudah WC, rasanya baru sebentar, saya belum puas, masih ingin menonton beberapa pertandingan antar negara lagi, dan masih ingin mendengar nama Afrika disebut-sebut. Before this world event, count who care of Africa?
Diskriminasi memang sudah berakhir (seharusnya), namun sebagian besar negara-negara Afrika terkenal dengan kemiskinan dan ketertinggalannya (South Africa is one of the exception). Negara yang dipenuhi gurun dengan cuaca ekstrim, alam yang banyak rusak karena perang saudara puluhan tahun sehingga tidak produktif lagi. Ah, bisakah saya nge-blog di Ethiopia sana.. atau bisakah saya menanam singkong di Sudan. Kadang saya berpikir, bagaimana perasaan orang-orang Afrika melihat kita, saya, kamu, yang keadaannya jauh berbeda dengan mereka, ah tapi sudahlah, saya juga, semakin memikirkan ini, semakin tidak mendapatkan jawaban yang berarti.
Terimakasih Afrika, untuk menjadi tuan rumah, untuk pertama kalinya membuktikan pada dunia bahwa kalian bisa.. saya akan merindukan suara vuvuzuela (yang sesungguhnya tidak saya sukai selama WC 2010).
Doa saya, semoga semua negara Afrika bisa lekas berkembang dan mendapatkan efek positif dari perhelatan WC ini, dan semoga wajah orang-orang tidak serta merta berpaling dan melupakan Afrika, dan... semoga suatu hari nanti saya bisa menginjakkan kaki di Afrika, amin.. :)
Have a well-done busy weekdays amigos!

Friday, July 9, 2010

Empty Apartment

I really dont know what to write, everytime I wrote a sentence, I just couldnt continue it. My brain is fully loaded with manythings. I even dont know what are they..
Well, I'm just listening to this song again and again, enjoy!

Empty Apartment-Yellow Card
Call me out
You stayed inside
One you love is where you hide
Shot me down as I flew by
Crash and burn
I think sometimes you forget where the heart is

Answer no to these questions
Let her go
Learn a lesson
It's not me
You're not listening now
Can't you see something's missing
You forget where the heart is

Take you away from that empty apartment
You stay and forget where the heart is
Someday
If ever you love me you'd say it's okay

Waking up from this nightmare
How's your life
What's it like there
Is it all what you want it to be
Does it hurt when you think about me and how broken my heart is

Take you away from that empty apartment
You stay and forget where the heart is
Someday
If ever you love me you'd say it's okay

It's okay to be angry and never let go
It only gets harder
The more that you know

When you get lonely
If no one's around you know that I'll catch you when you're falling down

We came together but you left alone
And I know how it feels to walk out on your own

Maybe someday I will see you again
And you'll look me in my eyes and call me your friend

Take you away from that empty apartment
You stay and forget where the heart is
Someday
If ever you love me you'd say its okay

It's okay
It's okay

Have a nice weekend everyone ;)