Hola Amigos *diucapkan dengan sepenuh hati setelah espana juara 1 World Cup 2010 :D
saya baru saja menangis haru, seperti biasa, saya tersentuh melihat kegembiraan spanyol yang berhasil mengalahkan belanda dalam final WC 2010. Dan saya juga sangat sedih melihat muka-muka timnas belanda yang berkaca-kaca, selangkah hampir menjadi juara. kalo saya pengennya dua-duanya jadi juara 1 (kalo bisa empat sama meksiko dan brazil), tapi apa daya, dalam WC, hanya ada satu negara yang jadi juara 1, and I can humbly say that SPAIN DESERVED IT!
Babak pertama final, saya beberapa kali ketiduran semenit dua menit, sumpah saya bosan dan kesal, masa baru di menit 20an udah 4 kartu kuning aja keluar. babak kedua ada yang dadanya ketendang lah, gimana saya nggak kesel nontonnya, ini saya lagi nonton bola apa kungfu sih.. Kalo cerita sama teman laki-laki, pasti mereka bilang biasa aja main bola kayak begitu, tapi harap maklum, saya kan cewek, jadi memiliki pandangan yang berbeda tentang permainan-permainan bola di WC, dan hm.. saya cenderung menjadi sedih ketika pemain kulit berwarna yang kalah (misal:negara-negara afrika). Entah mengapa saya merasa kasihan, mereka mengalami diskriminasi selama sejarah panjang mereka, masa, sekarang pun, dalam sepak bola mereka harus dikalahkan oleh orang kulit putih, ah kata teman saya sungguh aneh saya ini, tapi begitulah, tidak usah dipikirkan. Pemikiran ini muncul karena saya terlalu banyak membaca sejarah Afrika :D
45 menit kedua juga masih terasa membosankan, 3 menit tambahan, masih saja 0-0, permainan baru seru saat 2x15 menit babak tambahan. Pada akhirnya Spanyol menang diselamatkan oleh gol Iniesta.
Ada lagi yang membuat saya terharu bercucuran air mata (ini bener-bener nangis dari hati). Les spanyol saya udah lewat level 3, tapi tadi waktu coach spanyol dan Iniesta di wawancarai pake bahasa spanyol, saya cuma nangkep, "felicidado, fantastico, muy muy clara, todos, para mi, familia" dan kata-kata simpel lainnya *mampuslah..
saya seperti dilempar bola, dicambuk untuk harus lebih banyak mengulang pelajaran..
Dari awal WC kali ini,tim jagoan saya adalah Brazil, tetapi saya juga mendukung Meksiko (dan negara-negara lain yang saya sukai permainannya).
inilah 3 bintang WC 2010 versi saya (yang nggak terima, yaudah sih, namanya juga versi saya :p)

Goodbye Africa
Berakhir sudah WC, rasanya baru sebentar, saya belum puas, masih ingin menonton beberapa pertandingan antar negara lagi, dan masih ingin mendengar nama Afrika disebut-sebut. Before this world event, count who care of Africa?
Diskriminasi memang sudah berakhir (seharusnya), namun sebagian besar negara-negara Afrika terkenal dengan kemiskinan dan ketertinggalannya (South Africa is one of the exception). Negara yang dipenuhi gurun dengan cuaca ekstrim, alam yang banyak rusak karena perang saudara puluhan tahun sehingga tidak produktif lagi. Ah, bisakah saya nge-blog di Ethiopia sana.. atau bisakah saya menanam singkong di Sudan. Kadang saya berpikir, bagaimana perasaan orang-orang Afrika melihat kita, saya, kamu, yang keadaannya jauh berbeda dengan mereka, ah tapi sudahlah, saya juga, semakin memikirkan ini, semakin tidak mendapatkan jawaban yang berarti.
Terimakasih Afrika, untuk menjadi tuan rumah, untuk pertama kalinya membuktikan pada dunia bahwa kalian bisa.. saya akan merindukan suara vuvuzuela (yang sesungguhnya tidak saya sukai selama WC 2010).
Doa saya, semoga semua negara Afrika bisa lekas berkembang dan mendapatkan efek positif dari perhelatan WC ini, dan semoga wajah orang-orang tidak serta merta berpaling dan melupakan Afrika, dan... semoga suatu hari nanti saya bisa menginjakkan kaki di Afrika, amin.. :)
Have a well-done busy weekdays amigos!
Babak pertama final, saya beberapa kali ketiduran semenit dua menit, sumpah saya bosan dan kesal, masa baru di menit 20an udah 4 kartu kuning aja keluar. babak kedua ada yang dadanya ketendang lah, gimana saya nggak kesel nontonnya, ini saya lagi nonton bola apa kungfu sih.. Kalo cerita sama teman laki-laki, pasti mereka bilang biasa aja main bola kayak begitu, tapi harap maklum, saya kan cewek, jadi memiliki pandangan yang berbeda tentang permainan-permainan bola di WC, dan hm.. saya cenderung menjadi sedih ketika pemain kulit berwarna yang kalah (misal:negara-negara afrika). Entah mengapa saya merasa kasihan, mereka mengalami diskriminasi selama sejarah panjang mereka, masa, sekarang pun, dalam sepak bola mereka harus dikalahkan oleh orang kulit putih, ah kata teman saya sungguh aneh saya ini, tapi begitulah, tidak usah dipikirkan. Pemikiran ini muncul karena saya terlalu banyak membaca sejarah Afrika :D
45 menit kedua juga masih terasa membosankan, 3 menit tambahan, masih saja 0-0, permainan baru seru saat 2x15 menit babak tambahan. Pada akhirnya Spanyol menang diselamatkan oleh gol Iniesta.
Ada lagi yang membuat saya terharu bercucuran air mata (ini bener-bener nangis dari hati). Les spanyol saya udah lewat level 3, tapi tadi waktu coach spanyol dan Iniesta di wawancarai pake bahasa spanyol, saya cuma nangkep, "felicidado, fantastico, muy muy clara, todos, para mi, familia" dan kata-kata simpel lainnya *mampuslah..
saya seperti dilempar bola, dicambuk untuk harus lebih banyak mengulang pelajaran..
Dari awal WC kali ini,tim jagoan saya adalah Brazil, tetapi saya juga mendukung Meksiko (dan negara-negara lain yang saya sukai permainannya).
inilah 3 bintang WC 2010 versi saya (yang nggak terima, yaudah sih, namanya juga versi saya :p)

Ricardo Kaka, tentu saja ini juara 1, saya suka kaka sejak pertama di Milan, waktu itu saya kelas 1 SMA, kaka baru pindah ke Milan dari Sao Paulo, kesan pertama, dia tampan, ah nggak cukup tampan saja... kesan kedua, mainnya juga bagus! belum lagi plus pribadinya yang bagus juga, saya memang nggak kenal dia, tapi seenggaknya media bilang begitu. Biarpun Brazil kalah, nggak apa, di WC 2014, kaka akan sudah berusia 32 tahun, tapi mudah-mudahan masih bisa bertemu, jujur saja di WC kali ini kurang puas melihat performance kaka, pasca kartu merah apalagi, hati saya hancur saat kaka dikasih kartu merah *alay
yang berkostum hitam kuning adalah Iker Casillas, penjaga gawang spanyol. Saya baru benar-benar memperhatikan casillas dalam final WC barusan. saya nggak ngerti bola, tapi saya suka permainannya, casillas selalu berhasil menahan bola. Dan yang membuat saya terharu adalah gayanya itu, dilihat dari cara dia bersikap setelah Iniesta menyumbangkan gol dan spanyol menang, casillas nangis, saya jadi ikutan nangis. Ah.. senang sekali sepertinya.

Beikutnya yang berkostum hijau hitam adalah Dos Santos, Pemain depan meksiko. Menurut saya dia adalah pemain yang bagus, usianya baru 21 tahun. Di WC 2014, dos santos baru akan berusia 25 tahun. Dia masih sangat muda, masih punya banyak waktu untuk jadi bintang, you go dos santos!
Beikutnya yang berkostum hijau hitam adalah Dos Santos, Pemain depan meksiko. Menurut saya dia adalah pemain yang bagus, usianya baru 21 tahun. Di WC 2014, dos santos baru akan berusia 25 tahun. Dia masih sangat muda, masih punya banyak waktu untuk jadi bintang, you go dos santos!
Goodbye Africa
Berakhir sudah WC, rasanya baru sebentar, saya belum puas, masih ingin menonton beberapa pertandingan antar negara lagi, dan masih ingin mendengar nama Afrika disebut-sebut. Before this world event, count who care of Africa?
Diskriminasi memang sudah berakhir (seharusnya), namun sebagian besar negara-negara Afrika terkenal dengan kemiskinan dan ketertinggalannya (South Africa is one of the exception). Negara yang dipenuhi gurun dengan cuaca ekstrim, alam yang banyak rusak karena perang saudara puluhan tahun sehingga tidak produktif lagi. Ah, bisakah saya nge-blog di Ethiopia sana.. atau bisakah saya menanam singkong di Sudan. Kadang saya berpikir, bagaimana perasaan orang-orang Afrika melihat kita, saya, kamu, yang keadaannya jauh berbeda dengan mereka, ah tapi sudahlah, saya juga, semakin memikirkan ini, semakin tidak mendapatkan jawaban yang berarti.
Terimakasih Afrika, untuk menjadi tuan rumah, untuk pertama kalinya membuktikan pada dunia bahwa kalian bisa.. saya akan merindukan suara vuvuzuela (yang sesungguhnya tidak saya sukai selama WC 2010).
Doa saya, semoga semua negara Afrika bisa lekas berkembang dan mendapatkan efek positif dari perhelatan WC ini, dan semoga wajah orang-orang tidak serta merta berpaling dan melupakan Afrika, dan... semoga suatu hari nanti saya bisa menginjakkan kaki di Afrika, amin.. :)
Have a well-done busy weekdays amigos!



.jpg)

























