I love the so blue sky in front of The Royal Palace.. di seberang saya adalah gedung perwakilan PBB. (photo by. Dina)Haii.. ini adalah cerita sambungan perjalanan ke beberapa Negara ASEAN di bulan Desember lalu. ceritanya kamitelah sampai di Kamboja dan telah mengelilingi kawasan gaulnya Phnom Penh, yaitu Front River yang persis di depan Sungai Mekong. hari pertama kami mengunjungi KBRI Kamboja, setelah Check out dari Princess Hotel. oiya terjadi kesalahan ketika sarapan pagi. saya dan dina, roommate saya turun masih sangat pagi ke restoran hotel. ada banyak sekali pilihan makanan, nasi dengan lauk daging yang menggoda, nasi goreng, roti, dll. saya mencari yang aman saja, makan nasi goreng (di Kamboja rata2 daging adalah pork/ham). teman saya ada yang makan nasi sama daging, kata mereka dagingnya enak, mereka juga tidak bertanya pada waiter/waitress yang ada, sampai akhirnya Mas Dodi, salah seorang dari pihak travel turun dan bilang "jangan makan daging sembarangan ya, nanti saya tanyakan dulu pada hotel, apakah makanan ini halal...". yaaah, telat, teman2 saya sudah banyak yang menelan daging itu, dan yang bikin mereka mual seketika adalah bahwa ternyata benar, lauk daging yang baru saja mereka makan itu mengandung pork alias daging babi, hehe.. lucu sekali melihat ekspresi teman2 saya waktu itu, awalnya mau marah, tetapi pada akhirnya mereka bilang daging itu enak :D
Di KBRI Kamboja, kami disambut sangat baik, langsung oleh Duber RI untuk Kamboja pada waktu itu, Bapak Nyoman (kabarnya sekarang sudah berganti)).
seminar hari itu diawali dnegan intermezo pihak KBRI yang bertanya apakah Kamboja sesuai dengan bayangan awal kami (sebagai Indoensia 20 tahun lalu, negara miskin, dll). kami menjawab tidak sepenuhnya iya, pada kenyataannya Kamboja biasa saja, mirip2 dengan Indonesia, masalah kemiskinan, saya perlu melakukan penelitian bertahun-tahun disana untuk kemudian memastikan bahwa negara itu memang miskin :D
selesai seminar, kami langsung dijamu makan siang di KBRI, saya ingat sekali, makanannya sangat enak, terutama ikannya.
sepulangnya dari KBRI, kami menuju ke Tuol Sleng (Genocide Museum). saya senang sekali, akhirnya saya bisa kesana. I've been dreaming of visiting Tuol Sleng for a year. next sory I'll tell about Tuol Sleng and its great history :)
Di KBRI Kamboja, kami disambut sangat baik, langsung oleh Duber RI untuk Kamboja pada waktu itu, Bapak Nyoman (kabarnya sekarang sudah berganti)).
seminar hari itu diawali dnegan intermezo pihak KBRI yang bertanya apakah Kamboja sesuai dengan bayangan awal kami (sebagai Indoensia 20 tahun lalu, negara miskin, dll). kami menjawab tidak sepenuhnya iya, pada kenyataannya Kamboja biasa saja, mirip2 dengan Indonesia, masalah kemiskinan, saya perlu melakukan penelitian bertahun-tahun disana untuk kemudian memastikan bahwa negara itu memang miskin :D
selesai seminar, kami langsung dijamu makan siang di KBRI, saya ingat sekali, makanannya sangat enak, terutama ikannya.
sepulangnya dari KBRI, kami menuju ke Tuol Sleng (Genocide Museum). saya senang sekali, akhirnya saya bisa kesana. I've been dreaming of visiting Tuol Sleng for a year. next sory I'll tell about Tuol Sleng and its great history :)






No comments:
Post a Comment