krisis pangan...
hghg.. jadi keingetan rumah..
beberapa waktu lalu aku nyelesain tugas ekopolin dengan tema yg berkaitan dengan bifuels dan krisis pangan, ga lama kemudian aku ikutan seminar tentang krisis pangan, kayaknya tema ini emang lagi menarik untuk dibicarain, ditengah naiknya harga minyak dunia dan fenomena iklim yang aneh, muncullah masalah yang dinamakan krisis pangan.
tapi aku setuju banget sama beberapa pernyataan pembicara di seminar itu, kalo ga salah teh anggi bilang "Are we really facing a food crisis?"
well, balik lagi ke kalimat awal, aku jadi inget rumah.
di belahan dunia sana, jutaan orang kekurangan makan, tapi di rumah, di halaman rumah, batang singkong yang digeletakin gitu aja bisa jadi umbi..
jadi menurut aku bener banget kalo harusnya kita tanya dulu, apa kita bener2 dalam krisis pangan??
big No! dunia ini ga kekurangan pangan, setuju lagi sama pendapat k wirya, masalahnya adalah akses terhadap distribusi pangan itu sendiri, terus bener banget kata teh anggi,
fighting hunger=fighting poverty=fighting presisten injusticeness
masalahnya cuma pada kemiskinan, dunia ini ga kekurangan supply makanan.
kayak videonya Linkin Park yang What I've done (aku berharap waktu seminar diliatin video ini^^), waktu orang2 di ethiopia kelaparan dengan bentuk badan yang bikin miris banget, di belahan barat sana jutaan orang terkena obesitas, jadi no problem dengan jumlah makanan, hanya saja akses terhadap staple food itu sendiri...
terus ada sedikit yang aku kurang setuju, dalam seminarnya, teh anggi bilang pengembangan biofuels berarti membunuh orang2 yang kelaparan, nggak juga..
biofuels atau agrofuels, atau apalah namanya bisa ditanam di lahan kritis, terus teknologi pangan juga makin canggih, smua cuma masalah inovasi teknologi aja..
kalo banyak orang mengutuk pengembangan biofuels, itu berarti juga menghambat perkembangan teknologi. kita juga butuh energi alternatif setelah fosilfuels perlahan habis (but I do not apreciate people who tend to make nuclear for energy, no deal at all)..
trend biofuels ini merupakan challenge buat indonesia, negara yang punya banyak lahan...
kali-kali aja setelah fosilfuels abis, kita bisa menggantikan rezim minyak timur tengah...
kembali ke masalah kelaparan, walopun di sulawesi udah ada yang meninggal karena kelaparan, nyatanya di supermarket banyak beras, di rumah aku banyak bahan pangan, jadi lagi2 semuanya masalah akses...
udah saatnya kita mikir nggak hanya benefit, komersil, dan materialistis, orang2 juga perlu keadilan buat ngedapetin bahan pangan..
akan tetap ada cukup banyak bahan pangan di dunia ini, apalagi dengan program kementrian negara riset dan teknologi dari dulu tentang diversivikasi pangan, we'll have enough supply of staple food..
yang sebenarnya jadi masalah dari dulu adalah ketidakadilan, injusticeness yang emang sudah ada dari dulu, orang2 yang ada dalam kemiskinan, walopun ada sangat banyak makanan tetep aja ga bisa beli makan...
fight the poverty!!!